Jumat, 24 November 2017

Review Manga : One Piece Ch. 886


Kue pernikahan pengganti sudah selesai sekitar 70%, hanya tinggal diselimuti cream dan hiasan, rencananya itu semua akan dilakukan di kapal, guna menghemat waktu karena mereka akan bertemu Big Mom di laut. Kue yang belum selesai saja sudah cukup membuat orang-orang di sekitar terkagum, bagaimana jika kue itu sudah diselimuti cream spesial buatan Sanji.

Yang jadi pertanyaan saya, kenapa kue harus dibawa oleh kereta yang ditarik oleh anjing laut? Bahkan anjing lautnya menaiki bola layaknya sirkus, hahahaha, mungkin anjing laut akan lebih cepat ketika sedang di atas bola, ketimbang dia harus berjalan di darat, kalian tahu sendiri bagaimana jalan anjing laut, hehe.

Sepertinya kue pernikahan sudah tidak masalah, yang jadi masalah sekarang adalah kehadiran Charlotte Oven yang mencoba menangkap Chiffon, Chiffon tentunya masih dianggap musuh oleh keluarga Big Mom, karena dia dan Bege berencana untuk membunuh Big Mom, biarpun Chiffon ikut membantu membuat kue, tetap saja dia pengkhianat, pikir Oven.

Sanji mengenakan masker saat itu, karena peran suami-bohongan-Pudding hanya berguna untuk para koki, Sanji serba salah harus bertindak apa melihat Chiffon yang dihajar oleh Oven, jika dia gegabah dan langsung menghajar balik Oven, penyamarannya akan terbongkar. Untungnya ada Pound, ayah Chiffon, sudah lama dia mengintai Chiffon di pulau Cacao, Pound sebenarnya tidak cukup kuat, apalagi harus berhadapan dengan Oven, jelas Pound hanya bermodal nekat dan cinta pada anaknya.

Sanji memanfaatkan situasi ini, dengan kecepatannya dia berhasil menghajar Oven sekaligus menolong Chiffon, seperti dugaan saya sebelumnya, Sanji yang akan menghadapi Oven, tapi sayangnya pertarungan tidak dilanjutkan oleh Sanji, karena fokusnya saat ini adalah mengantar kue lalu bertemu teman-temannya, mungkin setelah itu selesai Sanji akan serius bertarung. Oven tidak sadar siapa yang menyerangnya, namun yang jelas itu bukan berasal dari Pound.


Berkat itu, kereta-anjing-laut-sirkus yang membawa Sanji, Puding, Chiffon, dan kue pernikahan bisa melaju lagi, tidak bertahan lama sih, dengan cepat Oven langsung menghampiri kereta-anjing-laut-sirkus itu, dan to the point Chiffon yang dituju, saya pikir percuma Chiffon bersembunyi jika yang mengejarnya memiliki haki kenbunshoku (observation).

Tidak lama setelah Oven menangkap Chiffon, ada kabar tentang Bege yang sedang menuju Pulau Cacao, momen ini tidak disia-siakan oleh Oven, dengan pengeras suara Oven mengancam Bege agar menyerah, jika tidak Chiffon yang saat ini ditangannya akan dibunuh, tidak peduli walaupun dia saudari kandungnya. Tentu saja Chiffon menyarankan agar Bege lari tanpa mempedulikannya, tapi saran itu ditolak mentah-mentah, Bege memilih menyerah... atau pura-pura menyerah lebih tepatnya, karena setelah Bege mendekat ke pelabuhan, DHUAAR!! wajah Oven ditembak, inilah cara mafia.

Setelah ini mungkin Sanji yang akan turun tangan, karena pasti Oven marah dengan sikap Bege, dan tidak menutup kemungkinan Chiffon yang jadi sasarannya.

Scene Thousand Sunny hanya beberapa panel, selain menceritakan kebosanan Jinbe, ada Carrot yang bicara pada Chopper jika malam ini akan ada bulan purnama, mungkin dia akan menggila di bawah bulan purnama.

Tanpa diberi tahu bagaimana cara Luffy lari dari kejaran Big Mom di Pulau Nuts, sekarang Luffy berada di Pulau Potatoes (?), selagi mengisi stamina untuk haki-nya, Luffy juga berpikir untuk meningkatkan kekuatannya, meningkatkan haki kenbunshoku-nya sehingga bisa sedikit melihat masa depan seperti Katakuri, Rayleigh berpesan jika memang ingin meningkatkan kekuatan, Luffy harus melawan lawan yang lebih kuat, bagaimana mau mengalahkan Kaido, jika anak buah Big Mom pun tak bisa dia lawan.

Yap, yang jelas Luffy lebih berambisi sekarang, dia benar-benar ingin mengalahkan Katakuri, agak susah menghentikannya jika dia sudah berambisi seperti itu, berarti kita tinggal menunggu kekalahan Katakuri, entah di chapter ke berapa, hehe.



Kanpai!



Sabtu, 11 November 2017

Review Manga : One Piece Ch. 885


Walaupun sudah menggunakan gear 4th, Luffy ternyata belum bisa mengimbangi kekuatan Katakuri, haki Luffy pun habis dalam sekejap, butuh 10 menit untuk memulihkannya, Luffy kabur dari Katakuri dengan maksud untuk mengulur waktu, berharap bisa menghabiskan waktu selama 10 menit, dan hakinya kembali pulih, namun tidak mungkin lari selama 10 menit dari kejaran Katakuri, bahkan 5 menit pun tak mungkin, lucunya, di saat genting secara tidak sengaja Luffy bertemu dengan Brulee, tentu saja kekuatan cerminnya dimanfaatkan untuk kabur.

Yap, Luffy berhasil kabur dari dunia cermin, tapi ini belum berakhir, rupanya Luffy menemui keberuntungan sekaligus kesialannya, seperti keluar kandang buaya lalu masuk kandang singa, karena tempat yang didatangi Luffy adalah Pulau Nuts, pulau di mana terdapat Big Mom yang sedang mengamuk, sepertinya ini bukan tempat untuk mengisi haki yang bagus, hehe.

Tidak hanya ada Big Mom di sana, tentu saja ada juga Perospero yang memang selalu berada di samping Big Mom, lalu ada juga Amande, memang level kekuatan mereka tidak sebanding dengan Katakuri, bahkan cukup jauh jika dibandingkan dengan Luffy, tapi mengingat Luffy yang sedang kepayahan karena haki-nya habis, ini akan sangat merepotkannya, jelas ini bukanlah tempat yang oke untuk beristirahat sejenak.

Target pengejaran Big Mom saat ini ada 3 kelompok, yaitu Bajak Laut Topi Jerami tentunya, Bajak Laut Fire Tank milik Bege, dan Bajak Laut Sun, bajak laut fishman yang tadinya dipimpin oleh Jinbe, Bajak Laut Sun dituduh menjadi penyebab hilangnya seaslug di wilayah Big Mom, ya memang mereka pelakunya. Yang aneh adalah kata "tenggelamkan" yang ditujukan untuk ketiga kelompok ini, oke untuk kedua kelompok lainnya, tapi kata ini sepertinya tidak cocok untuk Bajak Laut Sun, karena mereka sudah berada di bawah laut, hehe.

Germa sudah tidak menjadi target lagi, karena menurut laporan, palsu tentunya, seluruh pasukan Germa beserta keluarga Vinsmoke telah habis dibantai.

Kue buatan Sanji sangat berbahaya, berbahaya dalam artian baik, tapi bisa juga tidak, hmm...bagaimana ya? Jadi saking enaknya, kue Sanji bisa membuat orang yang mencicipinya pingsan karena kelezatannya, bahkan mati, baik karena kue ini super lezat, tidak baik karena menyebabkan kematian, haha, mungkin itu hanya ungkapan saja, tapi cukup menggambarkan betapa lezatnya kue ini.

Yang membuat penasaran adalah bagaimana reaksi Big Mom nanti setelah memakan kue pernikahan ini, well, semoga dengan kue ini, hubungan antara Bajak Laut Big Mom dan Bajak Laut Topi Jerami akan menjadi baik.

Kelihatannya Sanji tidak tahu dengan apa yang terjadi sebenarnya di laut, dia pikir Big Mom masih mengikuti Sunny, padahal Sunny aman sekarang tanpa ada satu kapalpun yang mengikutinya, karena Big Mom dan pasukannya sedang berada di Pulau Nuts, dan mengamuk, pasukan lainpun kehilangan jejak, lalu, ada pula Luffy di Pulau Nuts yang membuat rencana semakin berantakan.



Kanpai!



Jumat, 03 November 2017

Review Manga : One Piece Ch. 884


Ya, dugaan saya dan pemikiran Luffy ternyata sejalan, minggu lalu sempat saya prediksi kalau selama ini Katakuri hanya berfokus pada haki kenbunshoku (observation), jadi dia hanya perlu membaca gerakan lawan di masa depan, lalu menghindar. Namun, Katakuri yang sekarang sangatlah berbeda, setelah semua rahasianya terbongkar, amarahnya memuncak, tidak ada lagi ketenangan dalam dirinya, dan berakibat hilang fokus pada kenbunshoku.

Tapi bukan berarti Katakuri melemah karena itu, haki busoshoku (armament) Katakuri malah meningkat, sangat keras dan susah ditembus. Inilah yang Luffy incar, adu power, adu tinju, bukan menghindar saat dipukul, tidak masalah sekeras apa tubuhnya, asal bisa disentuh berarti masih ada kemungkinan untuk menang, seperti mengulang kejadian dulu, saat Luffy melawan musuh logia pertamanya, Crocodile.

Mau memuji sedikit kejeniusan sang creator, Eiichiro Oda, saat kekuatan logia tidak lagi masalah buat Luffy, dikeluarkanlah Katakuri yang sebenarnya "hanya" paramecia mochi, tapi memiliki kekuatan kenbunshoku yang sangat kuat, sekuat-kuatnya busoshoku seorang logia masih bisa disentuh oleh orang yang memiliki busoshoku juga, tapi jika kenbunshoku yang kuat, tidak ada harapan bagi siapapun untuk menyentuhnya. Jelas Katakuri adalah musuh yang "fresh" bagi Luffy, sedikit sama dengan Enel, tapi sangat berbeda level kekuatan dan gaya bertarungnya.

Katakuri yang lengah di awal, karena rahasianya terbongkar, sekarang sudah mulai fokus dan tenang kembali, tidak seperti pukulan pertama Luffy yang mengenai Katakuri, kali ini akan lebih susah mengenainya, karena Katakuri bisa mengaktifkan kenbunshoku dan busoshoku secara bergantian dengan cepat.

Di Pulau Cacao, ada ayah Chiffon, Pound, tepat di depan pintu Sweets Factory, merengek ingin dipertemukan dengan anaknya, Sanji mendengar itu, tapi karena dia tidak mengenal Pound, jadi dia tidak memberi tahu Chiffon kalau ayahnya lah yang ada di luar, saya cukup terharu melihat ingatan Pound tentang anaknya, ya, ingatannya tentang Chiffon dan Lola adalah saat mereka berdua masih bayi, Pound dan anak-anaknya belum pernah bertemu lagi semenjak itu, dan dia masih mengenali mereka.

Berita cepat tersebar di Pulau Cacao berkat Brulee, dari Luffy yang saat ini sedang bertarung dengan Katakuri, hingga rencana tentang tempat berkumpul anggota Topi Jerami terungkap, makanya disiapkanlah Charlotte Oven dan pasukannya di pulau ini, khusus untuk menghadang kedatangan Topi Jerami, feeling saya cukup kuat kalau Oven akan dikalahkan Sanji nantinya. Sanji memang sedang keren saat ini, keyakinannya pada Luffy sangat besar, hingga membuat Pudding mengeluarkan asap.

Yang paling mencengangkan di chapter ini adalah hilangnya seaslug yang berada di bawah laut wilayah Big Mom, seaslug adalah hewan laut yang berguna untuk mendeteksi adanya kapal atau sesuatu yang berada di permukaan laut, lalu informasi dari seaslug akan diterima oleh markas utama. Puluhan ribu seaslug hilang begitu saja dari wilayah perairan Big Mom, makanya Thousand Sunny saat ini aman dari kejaran pasukan Big Mom.

Kalau ditanya siapa yang melakukannya, sangat tidak terduga, ya, sebenarnya karena saya juga tidak terlalu ngeh akan kehadirannya, dialah Charlotte Praline, anak Big Mom dan istri dari Aladin, Praline adalah salah satu anak Big Mom yang membangkang, jelas dia berada dipihak Topi Jerami, dengan suara emasnya Praline sukses membuat para seaslug terpana dan berkumpul di satu titik, sehingga mereka melupakan tugasnya.



Kanpai!



Jumat, 27 Oktober 2017

Review Manga : One Piece Ch. 883


Beda dengan lawan-lawan Luffy sebelumnya, Katakuri tidak meremehkan Luffy, mungkin karena kekuatannya bisa membaca masa depan jadi Katakuri ingin segera mengakhiri pertarungan sebelum Luffy bertambah kuat nantinya, Luffy yang ingin mengeluarkan gear 4th diganggu oleh mochi dalam jumlah banyak, Katakuri berharap Luffy segera mati kehabisan nafas karena tertimbun mochi.

Tapi sepertinya itu tak berpengaruh pada Luffy saat kau menimbunnya dengan makanan, tentu saja dia akan memakannya. Awalnya saya pikir di Whole Cake Island ini adalah surga untuk Luffy, karena bertema makanan, bahkan hampir semua anak Big Mom memiliki kekuatan makanan, tapi tenyata Luffy bisa kesal juga kalau harus selalu makan di saat bertarung, karena dia sebelumnya juga bertarung dengan Cracker yang berkekuatan biskuit.

Alasan Katakuri ingin segera menghabisi Luffy, selain untuk jaga-jaga adalah untuk "merienda", yang berarti snack time atau waktu untuk makan camilan. yang seharusnya dilakukan 40 menit yang lalu. Saat makan camilan, Katakuri sama sekali tidak mau diganggu, bahkan hanya sekedar dilihat, jadi dia membangun kuil yang terbuat dari mochi yang digunakannya untuk makan.

Ada alasan besar mengapa Katakuri tidak ingin terlihat saat makan camilan, ternyata Katakuri sangat tidak berwibawa sedikitpun saat makan camilan, semua yang diucapkan oleh Brulee adalah kebohongan, terutama saat dia bilang kalau Katakuri tidak pernah berbaring sekalipun, dan ternyata Katakuri dengan santainya memakan camilan sambil berbaring, yap Katakuri yang katanya memiliki harga diri yang tinggi ternyata malah melanggar kebijakannya sendiri, atau itu memang hanya kebohongan saja?

Mungkin Brulee sebagai adik tidak benar-benar tahu sejarahnya, yang dia ketahui hanya karangan Katakuri saja, yang benar-benar tahu sejarah Katakuri kemungkinan hanya Big Mom dan Perospero, sebagai anak tertua.

Selain, banyak kebohongan, ternyata terungkap juga wujud asli Katakuri, dia memiliki mulut yang besar dan gigi yang tajam, mulut yang selama ini dia tutupi akhirnya terungkap, tidak ada seorang pun yang dibiarkan hidup jika sudah melihat wajah aslinya, Katakuri yang tadinya begitu baik pada para chef menjadi beringas dan membunuh semua chef yang sudah melihat wajahnya.

Sasaran utama Katakuri tentu saja Luffy, orang yang berhasil merusak kuil mochi miliknya, selain itu Luffy juga merusak "merienda"-nya, dan Luffy juga melihat wajah aslinya. Dendam Katakuri memuncak dalam sekejap, tidak ada lagi ketenangan pada Katakuri, haki busoshoku-nya meningkat, terlihat saat mereka beradu pukulan, Luffy yang merasa sakit, itu menandakan bahwa haki Luffy tidak sekuat Katakuri.

Apa yang Luffy mengerti? Ini menarik, sepertinya Luffy sudah bisa melihat kelemahan Katakuri, Luffy menyadari saat tendangannya berhasil mengenai Katakuri, ya, Katakuri tidak menghindar, apa penyebabnya? Kemungkinan Katakuri tidak bisa upgrade kedua haki-nya secara bersamaan, terlihat saat tangan Katakuri yang menjadi lebih keras karena busoshoku-nya meningkat tapi Luffy berhasil menendangnya, karena selama ini Katakuri berhasil menghindari serangan Luffy, itu berarti kenbunshoku tidak meningkat atau bahkan tidak aktif.

Well, kalau memang benar seperti itu, sepertinya tetap tidak mudah juga untuk mengalahkan Katakuri, karena armor tubuhnya menjadi semakin kuat, tapi kemungkinan Luffy menang jadi semakin besar, karena sekarang Luffy bisa memukul Katakuri yang sudah tidak memakai cara menghindar, Luffy hanya perlu meningkatkan kekuatan pukulannya hingga bisa menembus busoshoku Katakuri.



Kanpai!



Sabtu, 21 Oktober 2017

Review Manga : One Piece Ch. 882


Katakuri sangat kuat, Brulee mengatakan kalau punggung Katakuri belum pernah sekalipun menyentuh tanah, itu mungkin terdengar seperti ungkapan untuk tidak pernah jatuh, tapi tidak bagi Katakuri, dia secara harfiah memang tidak pernah menyandarkan punggungnya pada tanah, bahkan saat baru dilahirkan Katakuri langsung berdiri, dan berposisi duduk saat tertidur, percaya atau tidak itulah yang dikatakan oleh Brulee.

Kekuatan buah iblis Katakuri sudah berada pada tahap "awakening", sama seperti Doflamingo, ini yang membuat level kekuatannya dan Luffy sangat jauh, tapi bukan berarti Luffy akan kalah dari Katakuri, perlu diingat, musuh-musuh yang dikalahkan Luffy sebelumnya memiliki level kekuatan diatas Luffy.

Pertarungan pun sepertinya masih berjalan seimbang, walaupun Luffy belum sekalipun mendaratkan pukulan pada tubuh Katakuri, tapi Luffy belum memiliki luka yang "berarti" dari pertarungan ini, jadi bisa dikatakan Luffy berhasil mengimbangin Katakuri, toh, Katakuri sendiri juga mengakui kalau selama ini belum pernah ada yang menghindari serangannya sebanyak ini.

Serangan berikutnya Luffy akan memakai gear 4th, saya cukup yakin kalau Luffy bisa mengalahkan Katakuri dengan ini.

Ternyata Brulee mendengar percakapan antara Luffy dan Nami, Brulee yang mengetahui tujuan Luffy segera melapor pada Perospero yang sedang bersama Big Mom, sekarang Perospero tahu kalau Nami dkk belum mati dan sekarang sedang menuju ke Pulau Cacao, tapi masalah sebenarnya bukan itu, Big Mom sepertinya tidak tertarik menuju Pulau Cacao, Big Mom mencium bau lain di Pulau Nuts (Kacang).

Fokus Big Mom melenceng ke Pulau Nuts, agar rencana ini berhasil Big Mom harus menuju Pulau Cacao, karena di sanalah tempat kue pernikahan berada, sebenarnya situasi ini cukup menguntungkan Topi Jerami, Pulau Cacao jadi aman, Nami dkk bisa menjemput Sanji, dan Bege bisa menjemput Chiffon, tinggal menunggu Luffy menyelesaikan pertarungan lalu kabur.

Pekoms menangis sejadinya karena kematian Pedro, Pedro adalah teman sekaligus pembimbingnya, mungkin hubungannya sudah seperti saudara, kita tahu hubungan antar suku minks sangat dekat, jadi Pekoms menangis tanpa ragu, meskipun Pedro adalah musuh di mata temannya.

Benar apa yang dikatakan Tamago, pasti ada sesuatu dari Luffy, Pedro yang sebelumnya menangis memohon agar tidak dibunuh, sekarang malah mengorbankan nyawanya demi keselamatan Topi Jerami, sejauh ini sepertinya hanya Tamago yang waspada akan keadaan sekarang, terutama pada Topi Jerami, yang lain hanya menganggap Luffy adalah gangguan kecil.

Sesuai harapan, Bege kabur dengan mudah, jelas karena dia yang paling siap untuk kabur, karena semua rencana ini adalah miliknya, tidak mungkin dia merencanakan pembunuhan Big Mom tanpa merencanakan pelariannya, sekarang dia hanya tinggal menjemput Chiffon di Pulau Cacao.

Yang paling epic adalah Germa 66, mereka berhasil menghabisi 10.000 pasukan Big Mom, entah seluruh pasukan Germa ikut turun atau hanya Vinsmoke yang menghabisi sendiri, biarpun level pasukan Big Mom yang dikirim ke Germa sepertinya bukan pasukan terbaik, tetapi tetap saja ini sangat hebat, akan sangat berguna jika mereka menjadi aliansi Topi Jerami.

Apakah nantinya Germa akan membantu Topi Jerami kabur dari wilayah Big Mom?




Kanpai!



Jumat, 06 Oktober 2017

Review Manga : One Piece Ch. 881


Whoa...ternyata Jinbe adalah seorang pengemudi kapal yang hebat, sekarang semakin jelas apa job desk Jinbe di kapal Topi Jerami, Jinbe berhasil menyelamatkan Sunny beserta awaknya dari ombak super besar milik Big Mom, sebenarnya kalau dipikir-pikir benar juga, Luffy memiliki kapal yang hebat serta navigator yang tak kalah hebat, tapi sampai saat ini dia belum memiliki pengemudi yang hebat, sejauh ini Sunny dikemudikan oleh siapa saja dari kru Topi Jerami, tidak ada peranan khusus untuk ini.

Lagi-lagi kelompok ini diselamatkan oleh Jinbe, setelah memberi motivasi pada kru, dia langsung memimpin kapal dengan keahlian dan pengalamannya yang didapat selama dia mengarungi lautan, dengan mengandalkan "ruang" di dalam ombak, Jinbe berhasil membawa Sunny menuju tempat yang aman.

Yang lucu di sini adalah ekspresi Chopper dan Brook yang hopeless pada keadaan, Chopper mungkin masih kecil, dia yang termuda di kelompok ini, tapi Brook, dia yang paling tua, pengalamannya di lautan mungkin lebih banyak dari Jinbe, dan lagipula dia sudah pernah merasakan kematian, haha, ya, tapi hal inilah yang membuat chapter demi chapter One Piece semakin berwarna, bahkan dalam situasi tegangpun selalu terselip kelucuan.

Setelah Sunny aman, Nami meneruskan apa yang diperintahkan Luffy, yaitu menghancurkan semua cermin yang berada di kapal, percuma saja lolos dari ombak Big Mom kalau Sunny masih terhubung dengan dunia cermin Brulee, walaupun itu membuat Luffy tidak bisa kembali lagi ke Sunny, tapi itu bukan berarti akhir, Luffy sepertinya masih menyimpan tenaga dan jurus andalan untuk mengalahkan Katakuri, ya, setidaknya untuk kabur dari Katakuri.

Yang terlihat sejauh ini, Luffy belum mengeluarkan kekuatan dengan maksimal, baru sampai gear 3rd, ini pasti berhubungan dengan fokus Luffy yang ingin melindungi para krunya, sebab jika dia bertaruh pada gear 4th dan ternyata belum cukup kuat untuk mengalahkan Katakuri, habislah para krunya, karena Luffy akan tidak bisa bergerak setelah gear 4th dikeluarkan.

Setelah tahu teman-temannya aman, mungkin inilah saatnya Luffy mengeluarkan kekuatan penuh dan gear 4th-nya, mungkin akan ada bentuk baru, setelah bounceman dan tankman, prediksi saya, Luffy akan memenangkan pertarungan, oke, saya tarik ucapan saya minggu lalu tentang tertundanya pertarungan, setelah mendengar waktu yang tersisa adalah 10 jam, saya jadi memiliki keyakinan kalau Luffy bisa mengalahkan Katakuri, Luffy mengalahkan Cracker dalam waktu 8 jam, kalau tidak salah.

Yang mengharukan adalah saat Luffy tidak ingin bersuara sedikitpun ketika ditendang oleh Katakuri, bahkan dia pura-pura tertawa, Luffy ingin terlihat kuat di depan para krunya, jelas agar para krunya tidak mencemaskan dirinya, dan fokus hanya pada pelarian, memang beginilah sifat Luffy, menanggung semua rasa sakit itu sendiri.

Ingat "bola rasa sakit" yang pernah dikeluarkan oleh Bartholomew Kuma dari tubuh Luffy saat di Thriller Bark? Sangat besar bukan? Zoro pernah merasakannya dan hampir mati, lalu sekarang pasti rasa sakit dan lelah yang "ditampung" pada tubuh Luffy jauh lebih besar dari hari itu, dan Luffy tidak ingin nakama-nya merasakan hal ini.



Kanpai!



Jumat, 29 September 2017

Review Manga : One Piece Ch. 880


Santai sejenak dengan adegan lucu Sanji dan Pudding yang sudah berada di Cacao Island, tentu saja berita tentang hancurnya pesta Big Mom sudah tersebar di pulau ini, makanya Pudding membuat skenario palsu tentang keberadaan Chiffon dan Sanji, skenario Pudding memiliki kebohongan berlapis, lapisan pertama untuk mengelabuhi warga Cacao Island dengan mengatakan kalau Chiffon adalah tahanannya dan Big Mom akan menyerang pulau ini jika tidak ada kue pengganti.

Tidak ada yang salah sebenarnya, pulau memang akan hancur ketika Big Mom sampai di Cacao Island, dan memang belum ada kue pengganti, tapi yang memancing Big Mom untuk ke tempat ini adalah Pudding sendiri, dengan kata lain Pudding lah yang sebenarnya menyeret warga dalam bencana ini, ya mau bagaimana lagi, bisa dibilang Cacao Island ini adalah base milik Pudding.

Selain itu, warga dilarang melihat segala kegiatan di dalam Sweets Factory, dengan alasan agar lebih fokus, padahal Pudding membuat peraturan itu hanya untuk menyembunyikan Sanji yang akan membantu, kebohongan ini sangat menguntungkan Pudding, karena citra dia sebagai putri yang baik akan terus terjaga dan pastinya dia akan dianggap sebagai pahlawan.

Kebohongan lapis kedua memiliki target yang lebih kecil lagi, yaitu para head chef, berjumlah 31 orang, merekalah yang akan membantu Sanji, Pudding, dan Chiffon di dapur, bahan dasar pun terkumpul berkat mereka, karena posisi mereka di dapur, mereka pasti akan bertemu Sanji yang notabene dianggap pengkhianat, jadilah Pudding "menulis ulang" ingatan mereka, dan tercipta kebohongan "tidak ada masalah pada pesta pernikahannya, sehingga Sanji dan Pudding sekarang sudah sah menjadi suami istri, masalahnya kue hancur akibat cuaca yang buruk".

Karena pernikahan pura-pura inilah Pudding seperti terjebak dalam permainannya sendiri, tingkahnya semakin aneh, atau lucu lebih tepatnya, begini, sebenarnya dia jatuh cinta pada Sanji, jelas ini perasaan aslinya, tapi dia tidak ingin Sanji tahu tentang perasaannya, hingga dia berekspresi jahat pada Sanji, tapi Pudding juga harus bisa menipu para chef agar mereka terlihat seperti pasangan, jadi dia harus tetap bersikap manis, jadi, Pudding harus berpura-pura pura-pura mencintai Sanji di depan Sanji, nah.

Karena hal ini, Pudding menjadi karakter yang sangat lucu, ekspresi yang berlebihan saat dipuji sedikit oleh Sanji, ini mirip dengan perasaan cinta Boa Hancock pada Luffy, bedanya, Hancock terang-terangan dalam mencintai Luffy.

Sanji, selain upgrade power, orang ini juga meng-upgrade skill memasaknya, sangat terlihat ketika dia berhasil menggambar tiruan kue pernikahan Big Mom dengan sempurna, bukan hanya bentuknya yang persis, tetapi juga bahan-bahan yang digunakannya pun berhasil dia "kulik", bahkan bahan rahasia Streusen pun berhasil dia ketahui, memang setiap chef hebat harus memiliki keahlian "mengulik", tapi pasti ada proses yang panjang untuk melakukan itu, lalu Sanji, ya, dia berhasil "mengulik" dengan sempurna hanya dengan mencium aroma kue itu.

Melihat kembali situasi pesta saat itu, keadaan hati dan pikiran Sanji sedang tidak jelas saat berdiri berdampingan dengan Pudding, Sanji sempat terbawa perasaan oleh Pudding saat itu, dan juga pasti pikirannya sedikit terbagi dengan rencana milik Bege, dan hanya dalam sekejap kue pun rusak karena kehadiran Luffy, chef biasa sudah pasti tidak akan bisa fokus pada kue di saat itu, apalagi untuk "mengulik" resep dan bahannnya, tapi Sanji, dia bisa menemukan resep dan menghafal bentuk kue pernikahan itu dalam waktu yang singkat, sugoi!

Sesaat One Piece menjadi komik masak-memasak ala Shokugeki no Soma, hehe.

Luffy vs Katakuri, oke ini sedikit tegang dibandingkan adegan sebelumnya, Luffy benar-benar kesulitan melawan Katakuri yang tubuhnya belum ada goresan berarti, Luffy sudah tergeletak lemah, tapi tiba-tiba kekuatannya muncul saat Katakuri berniat untuk membakar kapal Topi Jerami melalui cermin yang tersisa di kapal itu, Brulee yang baru tersadar langsung mengiyakan perintah Katakuri.

Akhirnya Luffy dengan sisa tenaganya berusaha meraih cermin yang tertuju pada Sunny, tetapi sia-sia karena ada Katakuri di situ, tidak kehilangan akal, dengan cepat, tangan Luffy meraih pecahan cermin yang juga tertuju pada Sunny, guna untuk menghubungi siapapun yang berada di Sunny dan memberi perintah untuk menghancurkan semua cermin yang berada di dalam kapal, dengan begitu tidak ada lagi gangguan yang akan masuk ke dalam Sunny.

Akan tetapi resiko rencana ini cukup besar, karena dengan begini Luffy jadi tidak bisa kembali ke Sunny, yah cara untuk kembali mungkin akan dipikirkannya setelah berhasil mengalahkan Katakuri, sepertinya saat ini Luffy belum bisa mengeluarkan kekuatan yang maksimal, karena perhatiannya masih tertuju pada keselamatan teman-temannya.

Nami yang mendapat perintah langsung dari Luffy, dia diperintahkan untuk menghancurkan semua cermin yang ada di kapal, tapi belum sempat perintah itu dijalankan ada ombak besar yang "berjiwa" di belakang dan siap untuk menggulung Sunny, GILA! Big Mom juga bisa memasukan jiwa ke dalam lautan, ya, lautan, yang notabene menjadi tempat berpijak para bajak laut, sekaligus musuh dari para pemakan buah iblis, inilah kekuatan yonkou, inilah kekuatan New World!



Kanpai!