Jumat, 03 November 2017

Review Manga : One Piece Ch. 884


Ya, dugaan saya dan pemikiran Luffy ternyata sejalan, minggu lalu sempat saya prediksi kalau selama ini Katakuri hanya berfokus pada haki kenbunshoku (observation), jadi dia hanya perlu membaca gerakan lawan di masa depan, lalu menghindar. Namun, Katakuri yang sekarang sangatlah berbeda, setelah semua rahasianya terbongkar, amarahnya memuncak, tidak ada lagi ketenangan dalam dirinya, dan berakibat hilang fokus pada kenbunshoku.

Tapi bukan berarti Katakuri melemah karena itu, haki busoshoku (armament) Katakuri malah meningkat, sangat keras dan susah ditembus. Inilah yang Luffy incar, adu power, adu tinju, bukan menghindar saat dipukul, tidak masalah sekeras apa tubuhnya, asal bisa disentuh berarti masih ada kemungkinan untuk menang, seperti mengulang kejadian dulu, saat Luffy melawan musuh logia pertamanya, Crocodile.

Mau memuji sedikit kejeniusan sang creator, Eiichiro Oda, saat kekuatan logia tidak lagi masalah buat Luffy, dikeluarkanlah Katakuri yang sebenarnya "hanya" paramecia mochi, tapi memiliki kekuatan kenbunshoku yang sangat kuat, sekuat-kuatnya busoshoku seorang logia masih bisa disentuh oleh orang yang memiliki busoshoku juga, tapi jika kenbunshoku yang kuat, tidak ada harapan bagi siapapun untuk menyentuhnya. Jelas Katakuri adalah musuh yang "fresh" bagi Luffy, sedikit sama dengan Enel, tapi sangat berbeda level kekuatan dan gaya bertarungnya.

Katakuri yang lengah di awal, karena rahasianya terbongkar, sekarang sudah mulai fokus dan tenang kembali, tidak seperti pukulan pertama Luffy yang mengenai Katakuri, kali ini akan lebih susah mengenainya, karena Katakuri bisa mengaktifkan kenbunshoku dan busoshoku secara bergantian dengan cepat.

Di Pulau Cacao, ada ayah Chiffon, Pound, tepat di depan pintu Sweets Factory, merengek ingin dipertemukan dengan anaknya, Sanji mendengar itu, tapi karena dia tidak mengenal Pound, jadi dia tidak memberi tahu Chiffon kalau ayahnya lah yang ada di luar, saya cukup terharu melihat ingatan Pound tentang anaknya, ya, ingatannya tentang Chiffon dan Lola adalah saat mereka berdua masih bayi, Pound dan anak-anaknya belum pernah bertemu lagi semenjak itu, dan dia masih mengenali mereka.

Berita cepat tersebar di Pulau Cacao berkat Brulee, dari Luffy yang saat ini sedang bertarung dengan Katakuri, hingga rencana tentang tempat berkumpul anggota Topi Jerami terungkap, makanya disiapkanlah Charlotte Oven dan pasukannya di pulau ini, khusus untuk menghadang kedatangan Topi Jerami, feeling saya cukup kuat kalau Oven akan dikalahkan Sanji nantinya. Sanji memang sedang keren saat ini, keyakinannya pada Luffy sangat besar, hingga membuat Pudding mengeluarkan asap.

Yang paling mencengangkan di chapter ini adalah hilangnya seaslug yang berada di bawah laut wilayah Big Mom, seaslug adalah hewan laut yang berguna untuk mendeteksi adanya kapal atau sesuatu yang berada di permukaan laut, lalu informasi dari seaslug akan diterima oleh markas utama. Puluhan ribu seaslug hilang begitu saja dari wilayah perairan Big Mom, makanya Thousand Sunny saat ini aman dari kejaran pasukan Big Mom.

Kalau ditanya siapa yang melakukannya, sangat tidak terduga, ya, sebenarnya karena saya juga tidak terlalu ngeh akan kehadirannya, dialah Charlotte Praline, anak Big Mom dan istri dari Aladin, Praline adalah salah satu anak Big Mom yang membangkang, jelas dia berada dipihak Topi Jerami, dengan suara emasnya Praline sukses membuat para seaslug terpana dan berkumpul di satu titik, sehingga mereka melupakan tugasnya.



Kanpai!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar