Sabtu, 28 April 2018

Review Manga : One Piece Ch. 903


Chapter setelah selesai saga memang selalu menyenangkan, semua hasil pertempuran seperti terangkum di sini, Luffy jelas disebut sebagai aktor utama dalam pertempuran ini, Germa, Bege, Jinbe hanyalah dihitung sebagai aliansi yang mengikuti gerakannnya, Luffy dianggap tenang dalam membuat rencana, dianggap memiliki anggota dan aliansi yang terorganisir, bahkan Luffy disebut sebagai 'The Fifth Emperor', yang bisa juga diartikan menjadi yonko kelima, kegemparan pasti terjadi di seluruh penjuru dunia, Morgans, dalang dari semua kegemparan ini, dengan melebih-lebihkan kejadian di Whole Cake Island, padahal, seperti yang kita ketahui, 'Luffy' dan 'rencana' adalah dua kata yang tak bisa kita satukan, hahaha. Yang disayangkan, Morgans beranjak dari Totto Land sebelum perang usai, jadi kemungkinan dia tidak mendapatkan berita tentang Germa dan Sun Pirates, jadi sampai sekarang kita masih belum tahu nasib mereka.

Nama Luffy semakin besar, harga kepalanya pun meningkat drastis, 1.500.000.000 berry, naik tiga kali lipat dari sebelumnya, gila! Luffy sempat salah baca di awal, dia pikir harganya turun menjadi 150.000.000 berry, yang membuatnya sedikit frustasi, haha, dengan 1.500.000.000 berry berarti Luffy adalah orang yang memiliki bounty tertinggi sejauh ini, yang kita ketahui pastinya. Tidak hanya Luffy, harga kepala Sanji pun meningkat drastis, 330.000.000 berry, hampir 2 kali lipat dari harga sebelumnya, Sanji pun bangga, karena tentu saja harga kepalanya sekarang lebih tinggi 10.000.000 dari Zoro, padahal menurut saya, kontribusi Zoro di Dressrosa lebih besar ketimbang Sanji di Whole Cake Island, maksud saya, Zoro jelas bertarung fisik dengan Pica yang berwujud monster batu di sana, beda dengan Sanji yang hanya membuat kue di dapur, memang sih dampaknya sangat besar, tapi dia tak terlihat, jadi, jelas bukan ini pertimbangan Marine menaikkan harga kepalanya, lalu apa? Anak Vinsmoke? Bisa jadi.

Sanji mendapatkan armor dari Germa, lewat tangan Niji, tentu saja dia menolak, dendam Sanji pada keluarganya belum hilang rupanya, jangankan memakai alat milik Germa, ketika namanya disandingkan dengan Vinsmoke di poster buronan saja membuat dia cukup depresi, armor Sanji sudah pasti dibuat khusus untuk Sanji, dengan kata lain Judge atau Germa meluangkan waktunya untuk membuat armor khusus 'si anak gagal' itu, bukankah ini yang namanya perhatian? Jika Germa "habis", armor ini akan menjadi peninggalan Vinsmoke satu-satunya untuk Sanji.

Setelah time skip selama dua tahun, mungkin hanya Sanji yang belum terasa upgrade, di pertarungan, mungkin karena di Kamabakka Kingdom, Sanji hanya mempelajari resep masakan dan sedikit bertarung melawan para okama, dia memang melatih fisiknya tapi sepertinya dia lebih fokus pada skill memasaknya, dan terbukti di saga Whole Cake Island, berbeda dengan Zoro yang memang terfokus pada latihan fisik dan teknik bertarung, jadi mungkin secara fisik Zoro sudah berada di atas Sanji, nah, untuk mengejar ketertinggalan itu, munculah armor Germa, jika Sanji mau berbesar hati mengenakan ini kemungkinan besar kekuatannya dan Zoro bisa setara lagi, minusnya, gaya bertarung Sanji mungkin agak berbeda dengan armor ini, lalu style berpakaian Sanji akan kurang elegan nantinya, dan yang paling penting, karakter Sanji yang saya banggakan karena dia satu-satunya manusia normal di Strawhat Pirates yang tidak memakai senjata dan buah iblis, akan hilang. Yah, tapi tidak masalah kok asal gantinya power yang gila.

Selain Sanji, Nami juga mendapatkan upgrade, Zeus, awan milik Big Mom yang lebih memilih "makanan" buatan Nami dibanding kesetiaannya pada Big Mom, jelas ini akan menambah kekuatan Nami, menambah kekuatan Strawhat Pirates, yang lucu, Sanji jadi agak cemburu pada Zeus, karena sepertinya Nami akan mendapat budak baru, haha. Untuk anggota lain sepertinya belum tampak ada upgrade, bounty mereka pun sepertinya tetap.

Reverie akan dimulai, semua kerajaan yang terdaftar sudah mulai bersiap untuk itu, ada juga yang sudah sedang dalam perjalanan menuju Mariejoa, ternyata Luffy banyak kenalan raja ya, Raja Neptune dari Ryugu Kingdom, yang sekarang akan hadir bersama Shirahoshi, Raja Dalton dari Sakura Kingdom, Raja Cobra dari Arabasta, hadir bersama Vivi pastinya, Raja Riku dari Dressrosa, Raja Elizabello dari Prodence Kingdom, yang terbaru Raja Judge dari Germa Kingdom, tidak bisa dipastikan kehadirannya, dan yang terburuk Raja Wapol dari Evil Black Drum Kingdom, akan sangat menarik jika nanti mereka bertemu dan saling bertukar cerita tentang Luffy, mungkin karena Luffy hubungan antara kerajaan-kerajaan ini semakin erat dan menambah kekuatan.

Yang saya suka dari chapter ini adalah munculnya karakter-karakter lama, salah satunya Koby dan Helmeppo, Koby yang sekarang sudah menjadi kapten datang dengan gagah menyelamatkan kapal dari Dressrosa, kapal Dressrosa, dan putri Viola adalah incaran kelompok bajak laut penculik selanjutnya, setelah mereka mendapatkan Putri Komane dari Lulusia Kingdom, kelompok ini berniat untuk meminta tebusan, sayangnya rencana mereka gagal karena Koby, dengan membalikan arah peluru torpedo di dalam laut, kekuatan yang gila, memang sih masih jauh jika dibanding Luffy, tapi kekuatan Koby yang sekarang sudah tidak bisa diremehkan lagi, selain itu sepertinya Koby juga bisa menghilangkan hawa keberadaannya, cmiiw, mungkin Luffy belum bisa melakukannya.

Selain Koby dan Helmeppo, muncul juga Crocodile, Sakazuki atau Akainu, Kurohige, dan Shanks yang sudah menantikan kedatangan Luffy, sekarang Luffy sudah dianggap setara dengan para yonko, setidaknya itu klaim dari media, berarti setara juga dengan Shanks yang dulu pernah berjanji akan bertemu dengan Luffy saat dia sudah menjadi bajak laut besar. Saat ini Luffy seperti dipersiapkan untuk menjadi yonko, Morgans yang merencanakan, sampai Luffy dibilang 'The Fifth Emperor', belum terbukti memang, karena di Whole Cake Island Luffy tidak bisa "menyentuh" Big Mom sedikitpun, melawan commander-nya saja Luffy sudah kepayahan, dan itu pun hasilnya masih belum bisa ditentukan, kalau Luffy benar-benar mengalahkan Katakuri atau tidak, tapi tidak lama lagi Luffy pasti akan membuktikan, ya di saga Wano, jika Luffy berhasil mengalahkan Kaido, namanya akan semakin besar, dan sangat mungkin nama Kaido akan digeser oleh Luffy.

Apa bisa Luffy mengalahkan Kaido? Jelas bisa, saya lebih yakin Luffy bisa mengalahkan Kaido ketimbang Big Mom, aliansi Luffy di saga kali ini akan lebih siap, minks, para samurai Wano, Heart Pirates, dan mungkin nanti akan ada bantuan lain, seperti Self-Proclaimed Strawhat Grand Fleet, rencana pun sudah jelas, yaitu mengalahkan Kaido dan merebut kembali Wano, tidak seperti saat melawan Big Mom, Luffy sama sekali tak ada rencana untuk mengalahkannya, hanya untuk merebut Sanji, mungkin pengalaman melawan Katakuri dan Cracker sebelumnya akan berpengaruh besar pada kekuatan Luffy, dan mungkin Luffy sudah bisa melakukan awakening pada kekuatan buah iblisnya.



Kanpai!



Sabtu, 21 April 2018

Review Manga : One Piece Ch. 902


Inilah akhir dari pelarian Topi Jerami, akhirnya mereka berhasil keluar dengan paksa dari teritori Big Mom, 'harga' yang harus dibayar sangatlah mahal untuk pelarian ini, Pedro, Pekoms, Germa, Jinbe dan mantan anak buahnya, nasib mereka belum jelas, entah apa yang terjadi dengan mereka setelah kedatangan Big Mom, ya, Big Mom yang sudah pulih.

Sanji sedikit merasa bersalah atas 'kematian' Pedro, dia berpikir Pedro mati karena ingin menyelamatkannya, Carrot yang berniat ingin menghibur Sanji malah menangis, jelas Carrot sepertinya masih belum bisa terima kematian Pedro, dan kemurungan Sanji bisa menambah rasa sedihnya.

Akhir pelarian ini dihiasi dengan beberapa drama, salah satunya Sanji dan Pudding, Pudding yang dari dulu menganggap dirinya tak pernah dicintai, akhirnya mendapat perhatian lebih dari Sanji, mungkin hanya Sanji yang begitu pĂ danya, Sanji yang pertama kali memuji mata ketiganya, jelas hal ini membuat Pudding 'meleleh', entah Sanji ada perasaan yang sama juga pada Pudding atau tidak. Mungkin sudah tugasnya, Pudding mengambil ingatan milik Sanji, ingatan bahwa mereka pernah hampir menikah, ingatan tentang kebersamaan mereka saat membuat kue, dan ingatan indah lainnya, kesedihan akan perpisahan ini jadi hanya tertumpu pada Pudding jika begini. 

Selamat tinggal, Jiji.

Drama lainnya tak disangka datang dari Katakuri dan Brulee, cukup manis, ada sedikit flashback masa kecil mereka, ada alasan besar mengapa Katakuri menutupi mulutnya, dia ingin menjaga wibawa agar tak diejek orang lain, saat Brulee terluka lah yang menjadi pemicunya, dan menjadi sosok yang sempurna akan membuat Katakuri bahkan seluruh anggota keluarganya dihargai dan ditakuti orang lain, btw, Brulee kecil manis juga, hehe.

Ah, pasti banyak yang menyayangkan Katakuri yang mengalah pada Luffy, saat ditanya oleh Brulee pun sepertinya dia mengiyakan, jadi, mungkin memang benar jika Katakuri mengalah, kecewa? Ya, sedikit, tapi saya punya pandangan dari sisi lain, jika bicara tentang kekuatan mungkin memang Katakuri di atas Luffy, tapi soal tekad, Luffy lah juaranya, Luffy akan terus bangun sesaat setelah jatuh, Katakuri melihat ini dan berpikir, bisa jadi ini takkan ada ujungnya, dan akhirnya Katakuri mengalah, tekad Luffy menang, atau bisa jadi Katakuri tidak lagi melihat Luffy sebagai musuh, Luffy seperti dibebaskan, Katakuri yang mengetahui rencana Luffy sengaja kalah tepat sebelum waktu berkumpul yang ditentukan Luffy dan Sanji, ya, sepertinya pertarungan ini malah merekatkan hubungan antara Katakuri dan Luffy, ini juga salah satu kekuatan Luffy bukan?

Terlihat sedikit senyum Katakuri saat mengetahui Topi Jerami berhasil keluar dari wilayah Big Mom.

Suasana yang saya kangeni akhirnya muncul, Luffy, Chopper, Brook, dan Carrot yang bodoh baru menyadari kalau dirinya lapar, tapi tenang saja, koki Sanji telah kembali, dan siap untuk memasak masakan yang lezat, yang unik, suasana ini juga tercipta di Baratie, restoran terapung milik Zeff, Zeff tanpa ragu membuatkan makanan untuk para bajak laut yang kelaparan, Sanji dan Zeff memberikan makanan yang sepertinya sama persis, tak hanya itu, mereka mengucapkan hal yang sama pula, inilah ikatan yang sesungguhnya.

Walaupun masih banyak yang menggantung, seperti nasib Jinbe dan Germa, saga ini tetap berakhir ditandai dengan keluarnya Topi Jerami dari wilayah Big Mom, mungkin pada chapter selanjutnya, cerita akan berpindah pada perjalanan Zoro dkk di Wano, atau bisa juga cerita lain.

Menurut saya, Oda menutup saga ini dengan sangat manis, dari segi cerita jelas ini upgrade dari saga sebelumnya, Dressrosa, saga ini seperti appertizer, yang membangkitkan selera makan kita sebelum kita menuju main course, yaitu saga Wano, yang pertempurannya digadang-gadang akan membuat perang pada saga Marineford terlihat tidak ada apa-apanya.



Kanpai!



Jumat, 13 April 2018

Review Manga : One Piece Ch. 901


Argghhh Odaaaa! Ini mungkin troll april mop terlama yang saya rasakan, 2 minggu saya dibayangi oleh kehancuran Sunny, karena minggu lalu Oda libur, mungkin dia sengaja, sebab di bulan maret sepertinya dia jarang mengambil libur, dengan tega dia menggantungkan cerita, menggantungkan hati dan perasaan, haha.

Sunny lolos dari kehancuran, dengan cara yang tak terduga, prediksi saya pada tulisan sebelumnya memang tak ada yang benar, tapi tidak bisa dibilang salah juga, ya pokoknya begitulah, hehe. Tanpa diduga Wadatsumi menukar Kapal Bajak Laut Matahari dengan Thousand Sunny, kapal yang legendaris, kapal yang pasti memiliki nilai historis bagi kelompok ini, mungkin itu satu-satunya kenangan yang tersisa dari mantan kapten mereka, Fisher Tiger, dikorbankan begitu saja untuk Topi Jerami, pelarian ini begitu banyak memakan korban, Pedro, Pekoms, kapal milik Bege, kapal Bajak Laut Matahari, bahkan Germa sepertinya akan berkorban demi Topi Jerami, ini kekuatan seorang Luffy, ya memang bukan tanpa sebab mereka dengan suka rela berkorban, mereka begitu karena Luffy pun dengan suka rela berkorban demi menolong mereka di masa lalu.

Wadatsumi langsung memasukan Sunny beserta para awak ke dalam mulutnya, tapi pelarian tidak sampai situ, Oven yang tidak ingin nama Big Mom tercoreng memberi serangan panas bawah laut, kekuatan Oven ini memang menjengkelkan, sangat efektif untuk musuh yang berada di bawah laut, lagi-lagi saya harus memuji kejeniusan Oda dalam memunculkan karakter, sangat pas, mungkin kalau tidak ada Oven, semua akan berjalan lancar, karena fishman mungkin tidak punya kelemahan di bawah air. Wadatsumi kepayahan menghadapi suhu yang panas, akhirnya dia melempar jauh kapal Topi Jerami, dan mengorbankan dirinya, rupanya ada rasa bersalah pada diri Wadatsumi yang telah berbuat onar di Pulau Fishman, jadi ini saat yang tepat untuk meminta maaf pada Luffy.

Tak hanya Wadatsumi, Aladine dan seluruh anggota Bajak Laut Matahari pun sudah rela mengorbankan dirinya, mengingat sifat Big Mom yang tak akan membiarkan seseorang keluar begitu saja dari wilayahnya, apalagi Luffy telah membuat keributan yang cukup besar, pasti Big Mom dan seluruh anak buahnya akan habis-habisan memburu Topi Jerami, maka dari itu, Aladine dan kawan-kawan fishman-nya akan menjadi benteng pertahanan Topi Jerami, Jinbe tentu tidak tega membiarkan itu semua, meninggalkan mantan anak buahnya begitu saja di belakang, jadi Jinbe meminta izin Luffy, kapten barunya, untuk menjadi benteng pertahanan di belakang bersama-sama temannya, jelas Luffy tak setuju.

Sebenarnya, Luffy tak setuju jika Jinbe hanya ingin mengorbankan dirinya demi pelarian ini, mengorbankan dalam artian siap mati demi Luffy, Luffy tak akan mengizinkan jika itu yang diinginkan oleh Jinbe, Luffy ingin Jinbe selamat setelah itu, "meskipun jika kau mati, kau tidak boleh mati!", kalimat yang aneh, namun sangat keren dan memiliki arti yang dalam, cukup sering juga sih saya menemui kalimat aneh yang serupa di komik ini, seperti "jika sampai mati, akan kubunuh kau!", haha, setelah itu mereka berjanji akan bertemu di Pulau Wano.

Kekuatan para fishman tidak bisa diremehkan, kekuatan mereka sangat cukup untuk menahan laju armada Big Mom, dari bawah laut mereka membuat arus yang menghasilkan ombak besar, seharusnya Jinbe tak perlu khawatir soal mereka.

Big Mom tersadar dari "kenikmatan" lebih cepat dari dugaan saya, saya pikir Big Mom akan pingsan karena kue dalam waktu yang lama, sehingga Sunny memiliki banyak waktu untuk menjauh dari teritori Big Mom, tapi ternyata dengan cepat Big Mom tersadar dan mulai mengejar para pengganggu setelah mendapat laporan dari Perospero. Bege sepertinya berhasil melarikan diri, dengan menaiki salah satu kapal Totto Land.

Dan terakhir, Morgan, dia memprediksi kalau raja bajak laut akan lahir dari worst generation atau eleven supernova, dan Luffy adalah salah satu kandidat terkuatnya, pasti akan ada berita besar setelah ini, hal ini bisa menjadi sesuatu yang baik dan buruk untuk Luffy, baik karena nama Luffy akan semakin besar, buruk karena akan ada banyak bajak laut besar yang mengincarnya.

Oh, di chapter ini saya tak melihat Sanji, ke manakah dia? Ada beberapa tebakan dari saya, mungkin dia balik menghadapi armada Big Mom, dan menghajar Oven, karena menurut saya Oven lah yang paling merepotkan saat ini, atau mungkin Sanji menyabotase kapal utama Big Mom dari dalam, bisa meledakannya, bisa juga menjadikan kapal utama Big Mom sebagai senjata, atau Sanji kembali untuk menyelamatkan Germa, ya, apapun alasan menghilangnya Sanji, mungkin inilah saat yang saya tunggu, 'aksi' Sanji, yah ngga terlalu yakin juga sih, hehe.



Kanpai!



Sabtu, 31 Maret 2018

Review Manga : One Piece Ch. 900


Ekspresi Big Mom sudah terduga saat memakan kue pernikahan pengganti buatan Sanji, yang tak terduga adalah efek setelahnya, Big Mom jadi bertambah kuat setelah itu, yang lebih menakutkan, tak hanya Big Mom yang bertambah kuat jiwa-jiwa Big Mom pun juga, termasuk kapal utama Big Mom yang tiba-tiba muncul di depan Sunny, dan berujung ledakan pada Sunny, wth! Sunny meledak begitu saja, semua perjuangan Topi Jerami seperti sia-sia, mengingat sangat berat mereka berusaha keluar dari Totto Land, dan berakhir mengenaskan seperti ini, formula bad ending ini mungkin belum pernah digunakan di One Piece, cmiiw, atau mungkin ini bukan akhir dari saga Big Mom? Entahlah, sepintas saya berpikir ini adalah troll dari Oda, mengingat sebentar lagi tanggal 1 april, yap, april fools.

Well, itu hanya sekedar dugaan saya, sejujurnya itu harapan saya, karena saya tak rela Sunny dihancurkan begitu saja, hehe. Oke, terlepas dari april fools, sebenarnya ini sangat realistis, Luffy yang hanya membawa beberapa orang, nekat menerobos markas seorang yonkou untuk menyelamatkan Sanji, terdengar mustahil, Sunny melawan banyaknya armada Big Mom, ditambah lagi kapal utama Big Mom yang ujug-ujug muncul, menambah jarak kekuatan antara Big Mom dan Topi Jerami, inilah kekuatan Big Mom yang sebenarnya, kekuatan ini sebelumnya tertahan karena Big Mom sedang tantrum, ironisnya kue buatan Sanji lah yang "menyembuhkan" Big Mom, dan sekarang malah menjadi bumerang bagi kelompoknya.

Jika tahu akan jadi seperti ini, lebih baik biarkan saja Big Mom menghancurkan seluruh pulau dan anak buahnya dan mati kelaparan, atau berikan racun pada kue pernikahannya seperti kata Bege, Topi Jerami terlalu baik, agak kurang cocok dengan prinsip bajak laut, hmmm.

Luffy pernah menerobos Enies Lobby, Luffy juga pernah nekat menerobos Impel Down dan berhasil keluar lagi, ini sangat mustahil, tapi Luffy bisa, hal-hal ini yang membuat kita percaya Luffy juga berhasil keluar wilayah Big Mom, namun semua itu diputar oleh Oda, harapan kita yang tinggi seakan-akan dipukul jatuh dengan hanya dengan beberapa panel, plot twist ini sedikit membuat saya trauma untuk berprediksi, hehe.

Bantuan dari para fishman sudah tak ada lagi, sebab Oven datang dan mendidihkan lautan di area peperangan, fishman kabur karena air laut menjadi panas, rupanya cukup mudah untuk mengusir para fishman, hal ini menambah kejomplangan kekuatan antara Topi Jerami dan Big Mom, ini mungkin adalah kelemahan Bajak Laut Topi Jerami, sedikitnya kru, dan minimnya armada, memang walaupun memiliki kru yang sedikit, bajak laut ini memiliki para kru dengan keahlian di atas rata-rata, namun apalah arti keahlian tinggi jika dihadapkan dengan armada yang bisa dibilang berjumlah "tak terbatas" ini, apalagi ini adalah perang laut, jumlah sangat berpengaruh, "tapi Luffy bisa selamat kok selama ini hanya dengan kru yang sedikit?" Ya tentu saja, karena selama ini Topi Jerami hanya kabur dari perang laut.

Mungkin sudah saatnya Luffy memiliki armada yang besar, yah minimal memiliki kru yang lebih banyak untuk memenangkan perang laut. Sebenarnya saya lebih menyukai bajak laut yang seperti ini, serampangan, tanpa rencana, tanpa ada ambisi memperbesar kelompoknya, sangat berbeda jika dibandingkan dengan kelompok lainnya, namun di sisi lain pembaca (khususnya saya) juga ingin perjalanan Luffy dibuat serealistis mungkin, agar pikiran seperti "tak mungkin Luffy bisa mengalahkan yonkou" hilang, Luffy butuh armada besar, untuk mengalahkan sesuatu yang besar.

Saya rasa, Oda berhasil mengakali itu semua, dengan hadirnya The Self-Proclaimed Strawhat Grand Fleet, kumpulan beberapa bajak laut yang "mengaku-ngaku" bagian dari armada Bajak Laut Topi Jerami, hal ini berhasil menggabungkan sifat Luffy yang tak memiliki ambisi memperbesar kelompoknya dengan keharusan Luffy memiliki armada besar.

Kesadaran Big Mom kembali, kekuatan Big Mom kembali, tak ada lagi pembantaian, tak ada lagi penghancuran pulau, dan Pudding lah yang menjadi pahlawan, menurut warga dan para anak buah Big Mom, well, Pudding tahu persis siapa yang seharusnya jadi pahlawan, mungkin Pudding sebaiknya memberitahu yang sebenarnya, kepada para warga, para anggota Bajak Laut Big Mom, pada para Charlotte, terutama pada Big Mom, bahwa kue yang saat ini dimakan oleh Big Mom bukanlah apa-apa jika tidak ada bantuan dari Sanji, ini dibutuhkan untuk menarik simpati para anak buah Big Mom pada Topi Jerami, mengingat saat ini Topi Jerami sedang berada di ujung tanduk.

Apakah seluruh kru Sunny mati? Tentunya tidak, yang saya kesalkan adalah hancurnya Thousand Sunny, memang belum terlalu jelas kapal mana yang diledakkan, tapi melihat jolly roger Topi Jerami yang terbakar, mungkin 70% adalah benar bahwa Thousand Sunny lah yang hancur, 30% sisanya adalah harapan saya yang tentu saja masih menginginkan bukan Sunny lah yang hancur, toh hanya benderanya saja kan yang terlihat jatuh dan terbakar.

Jika dipikirkan dengan keras dan dicampur harapan, sebenarnya masih banyak kemungkinan Sunny selamat, seperti, bisa saja itu kekuatan bayangan Nami, bisa juga hanya bendera Topi Jerami yang jatuh saat Sunny berhasil terbang dengan coup de burst tepat sebelum diledakan, atau bisa juga Sanji memiliki trik untuk mengelabuhi armada Big Mom, dengan menukar bendera Topi Jerami dan Big Mom secara diam-diam.

Para kru di dalam Sunny bisa dipastikan selamat, karena ada Jinbe dan Sanji yang lincah bergerak di laut, mereka pasti mengetahui adanya serangan, sehingga mereka berhasil lompat ke laut, dengan membawa semua awak pastinya.



Kanpai!



Jumat, 23 Maret 2018

Review Manga : One Piece Ch. 899


Kacau balau, mungkin itu yang cocok untuk menggambarkan bajak laut Big Mom saat ini, ironisnya, kehancuran ini sebagian besar disebabkan oleh Big Mom sendiri, Big Mom mengamuk, menghancurkan pulau demi pulau miliknya sendiri hanya untuk sebuah kue pernikahan. 

Tak hanya fisik, mental mereka pun sepertinya rusak, apalagi setelah mereka "kehilangan" Katakuri, kepercayaan diri mereka langsung lenyap seketika, hal itu memaksa Perospero sudah down membuat beberapa kemungkinan, 3 tepatnya, yang pertama, kue beracun dan Big Mom mati, lalu Bajak Laut Big Mom pun hancur, kemungkinan kedua, racun tak berefek pada tubuh Big Mom, namun rasa kue tidak enak, Big Mom akan terus menerus mengamuk, menghancurkan seluruh pulau di Totto Land, lalu yang ketiga, racun tak berefek dan kue sangat enak, inilah kemungkinan terbaik bagi Bajak Laut Big Mom, inilah yang didambakan oleh Perospero dan lainnya, walaupun di dalam pikirannya ini sangat mustahil.

Kue pernikahan sudah sampai di Pulau Puffs, walaupun harus mengorbankan Nostra Castello, kapal Bege, Bege berhasil membawa kuenya sampai sini, memang terlihat jahat jika dilihat dari sudut pandang para penduduk Pulau Puffs, tapi Chiffon sama sekali tidak ingin mengorbankan para penduduk pulau ini, Chiffon sangat percaya akan rasa dari kue buatan Sanji, mungkin karena Chiffon sudah melihat sendiri kemampuan memasak Sanji, tak tertandingi, bahkan jika dibandingkan oleh para kepala chef di seluruh Totto Land.

Luffy sudah berada di Sunny, tapi bukan berarti aman, karena mereka sudah berada dalam jarak tembak Smoothie, keberuntungan Luffy belum habis rupanya, selain di darat Germa turut membantu di laut, Judge, ayah Sanji, yang turun langsung memimpin armada ini, armada germa sudah sangat cukup untuk menahan armada milik Smoothie.

Di tengah pelarian, ada momen di mana Luffy dkk berpapasan dengan Judge, dengan sedikit bingung Judge bertanya lumayan banyak pertanyaan pada Luffy, mengapa dia mau menyelamatkan Sanji? Dia hanya kegagalan Germa, mengapa Luffy dengan nekat menerobos area perairan yonkou? Hanya demi menyelamatkan anak tak berguna, anak yang hanya bisa memasak, anak yang dinyatakan gagal oleh Judge karena dia memiliki "hati", tidak pantas menjadi anggota kerajaan, bahkan tak pantas menjadi prajurit, lalu apa jawab Luffy? "terima kasih atas bantuannya".

Ya, Luffy memang harus berterima kasih pada Judge, karena jika tanpa Judge dan pasukannya entah apa yang terjadi pada kelompok Topi Jerami, tapi mungkin sebaiknya Luffy jawab dulu semua pertanyaan Judge, haha, sampai kesal Judge dibuatnya, rupanya Luffy memiliki kesimpulannya sendiri, Luffy menganggap semua hal yang diucapkan oleh Judge adalah kelebihan Sanji, Sanji yang jago masak, Sanji yang baik, Sanji selalu menolong orang yang lemah, "lalu aku harus jawab apa?" Mungkin itu yang Luffy pikirkan, Luffy melihat semua perkataan Judge dari sisi lain, inilah Luffy.

Tak lama setelah itu Daifuku datang menyerang langsung, dengan jin miliknya dia menyerang Carrot di atas, untungnya Sanji datang dengan sigap menahan serangan itu, rupanya armada Daifuku dengan paddle ship tiba-tiba datang mendekat, jumlahnya cukup banyak, sangat cukup untuk menenggelamkan Sunny, apakah memang benar kata Jinbe, pelarian berakhir hanya sampai sini? Ternyata tidak, keberuntungan Luffy belum juga hilang, tiba2 muncul Wadatsumi dari bawah laut, menggulung semua kapal musuh.

Tak hanya Wadatsumi, ternyata seluruh anggota Bajak Laut Fishman yang sekarang dipimpin Aladine sudah berkumpul di bawah laut, kemungkinan Luffy lolos pasti akan lebih besar dengan banyaknya fishman yang berpihak padanya, dengan mudah para fishman ini membuat ombak besar yang bisa menenggelamkan seluruh armada Daifuku yang berada tepat di depan Sunny.

Minggu depan mungkin adalah akhir dari pelarian ini, tepat di chapter 900, akan terlihat bagaimana ekspresi Big Mom setelah memakan kue pernikahan itu, rasa kue itulah yang menentukan nasib seluruh penduduk Totto Land, menentukan nasib anak kandung dan anak buah Big Mom, menentukan masa depan Bajak Laut Big Mom, menentukan masa depan seorang yonkou. Inilah peran Sanji, inilah kekuatan Sanji yang ingin ditonjolkan Oda, bukan kekuatan bertarung melainkan kemampuan memasaknya, yang baru saya sadari sekarang, di One Piece, "mengalahkan" seorang yonkou tidak harus dengan pukulan.

Sebenarnya, jika kue Sanji tak enak, Big Mom akan menghancurkan kelompoknya sendiri, dan mungkin dia akan mati dalam kelaparan, hilanglah kekuatan salah satu yonkou, ini jelas sangat menguntungkan juga, tapi sepertinya akan sangat tidak keren jika memenangkan pertarungan dengan cara seperti ini.

Oh, bicara soal kehancuran, sepertinya nama Big Mom dan kelompok bajak lautnya akan sedikit rusak dengan kaburnya Morgans dan Stussy, mereka berhasil melarikan diri di saat semua terfokus pada Topi Jerami, Morgans yang merupakan bos media cetak pasti tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk menyebarkan berita besar ini, apakah harga kepala Luffy, Sanji, Nami, Brook, Chopper, dan Jinbe akan naik lagi karena ini? Saya harap sih iya.



Kanpai!



Jumat, 16 Maret 2018

Review Manga : One Piece Ch. 898


Agak sebal sebenarnya melihat Vinsmoke beraksi, maklum saya adalah fans Sanji, hehe, bagaimana tidak? Kemunculan Vinsmoke layaknya superhero, dan Sanji di sini hanya terlihat seperti warga biasa yang diselamatkan olehnya, yah tapi mau bagaimana lagi, inilah yang Oda suguhkan, mungkin dia lebih ingin menyampaikan kebaikan hati Sanji daripada kekuatannya pada saga ini. 

Bagaimana semisal Sanji tidak mengambil hati Pudding? Bagaimana semisal Sanji memilih untuk mengabaikan Vinsmoke? Mungkin misi ini tidak akan pernah berhasil, karena Pudding dan Vinsmoke lah yang menjadi kunci pelarian mereka saat ini, daripada upgrade power Sanji, Oda malah lebih ingin menonjolkan sisi ini, sisi yang mungkin tidak ditemukan pada kebanyakan orang.

Vinsmoke atau Germa 66 sangatlah keren, sebenarnya itulah yang membuat saya sebal, memiliki gaya bertarung yang berbeda karena memakai alat yang canggih, ini sangat menambah warna dalam pertarungan di dunia One Piece, sebenarnya gaya bertarung dengan alat canggih sudah ada sebelumnya, Franky, tapi Germa ini mungkin adalah level baru dari senjata canggih milik Franky. CMIIW, Ichij, Niji, Yonji mungkin memang cyborg, tapi hanya sebatas tulang dan kulit yang terbuat dari baja, beda dengan Franky yang memasukan semua senjata ke dalam tubuhnya, mereka sama-sama cyborg, tetapi berbeda, Germa memodifikasi tubuhnya hanya untuk defense, sedangkan Franky untuk offense dan defense.

Germa tak memasukan senjata dalam tubuhnya, perlengkapan tempurnya akan dipakai saat diperlukan, bertarung dengan menggunakan alat dan senjata canggih inilah yang menarik, belum lagi masing-masing armor memiliki kemampuan yang berbeda, inilah yang membuat One Piece tidak membosankan dari segi battle, selalu ada gaya baru di setiap saga, tak hanya terpaku pada buah iblis & haki.

Puas melihat ekspresi para Charlotte yang harus menerima kenyataan kalau Katakuri dikalahkan oleh Luffy, mereka yang dari awal sangat percaya diri bahwa Katakuri tak terkalahkan harus kecewa melihat hasilnya, keyakinan mereka seketika pudar, setelah mendengar informasi dari Brulee, jelas saja mereka tercengang, Katakuri yang belum sekalipun terkalahkan akhirnya kalah di tangan Luffy yang menurut mereka hanya bocah.

Romansa tercipta di akhir pelarian, satu persatu saudara Sanji melindunginya, dan Reiju sebagai satu-satunya kakak yang menyayangi Sanji menjadi penutup penyelamatan yang manis dari Vinsmoke, sedikit flashback tentang Reiju dan Sanji menambah keromantisan adegan penyelamatan ini. Saya sih berharap karena hal ini hubungan antara Sanji dan keluarganya membaik, dan Germa bisa menjadi aliansi yang kuat.

Berkat Germa, Sanji berhasil membawa Luffy keluar dari Pulau Cacao, tinggal menuju Sunny lalu kabur bersama. Bagaimana nasib Bege? Apakah sudah habis ditangan Big Mom? Atau malah berhasil? Bos Vinsmoke, Judge, belum terlihat, mungkin dia dan armadanya yang akan menolong Bege.



Kanpai!



Jumat, 09 Maret 2018

Review Manga : One Piece Ch. 897



Pekoms memiliki ide yang nekat, berubah menjadi sulong untuk mengalihkan perhatian para Charlotte yang menunggu di depan cermin, tapi tak seperti sulong Carrot yang masih memiliki sedikit kesadaran di awal perubahan, Pekoms benar-benar berubah menjadi monster yang tak terkendali, hanya satu suara yang bisa didengarnya, yaitu Pedro, tapi Pedro sudah mati, jadi sudah tidak ada lagi yang bisa menyadarkannya, situasi ini malah membuat saya jadi curiga, jangan-jangan Pedro belum mati dan nantinya dia muncul untuk menyadarkan Pekoms.

Dengan bertingkah seperti ini Pekoms jelas sudah dicap pengkhianat Bajak Laut Big Mom, entah di mana dia akan bernaung nanti setelah kejadian ini, atau skenario terburuknya adalah Pekoms mati, menyusul Pedro, semua dilakukannya hanya demi menyelamatkan para penyelamat mereka, Luffy. Mereka, para minks terutama Pedro, tidak hanya menganggap Luffy sebagai penyelamat, namun mereka melihat adanya harapan pada diri Luffy, itulah yang menyebabkan mereka mengorbankan nyawa.

Berkat Pekoms, Luffy bisa sedikit membuat jarak dari kerumunan, namun apalah daya, Luffy yang lemas akibat pertarungannya dengan Katakuri hanya bisa melakukan satu lompatan, mungkin itu adalah tenaga terakhir yang Luffy miliki, untung Sanji datang tepat waktu, tepat saat Raisin ingin menyerang Luffy, dengan geppou Sanji terbang membawa Luffy, dan entah mengapa Luffy tiba-tiba tertidur pulas ditangan Sanji, "oke, ada Sanji, sepertinya sudah aman, waktunya tidur" mungkin itu yang ada dalam pikiran Luffy.

Sayangnya, tak hanya Sanji yang bisa melakukan geppou di sini, para anak Big Mom pun bisa, karena itu tak banyak yang bisa dilakukan Sanji, dikepung baik di tanah maupun di udara, sampai akhirnya dia lengah, terpukul, dan jatuh. Keberuntungan rupanya masih menyelimuti Luffy dan Sanji, tiba-tiba datang Germa 66, ya, dugaan saya di tulisan sebelumnya agak benar, Germa akan datang membantu, biarpun tak punya "hati" tapi mereka memiliki harga diri yang tinggi, tak mungkin mereka kabur begitu saja setelah ditolong.

Sanji yang terkepung bisa bernapas lega setelah kedatangan saudara dan saudarinya, biarpun begitu sebenarnya saya sedikit kecewa dengan kemunculan Germa, sebab dengan begini "aksi" Sanji akan semakin berkurang, harusnya ini bisa menjadi momen milik Sanji, tapi sekarang tercuri oleh Germa, ya tidak masalah sebenarnya, asal semua selamat, haha.

Para Charlotte belum menyadari kekalahan Katakuri, mereka menganggap Luffy berhasil kabur darinya , sangat naif, kemungkinan kalahnya Katakuri tak melintas sedikitpun di benak mereka, padahal sebelumnya Luffy sudah menghabisi Cracker, tak sabar saya ingin melihat ekspresi mereka saat tahu Katakuri kalah.

Tim Sunny sebentar lagi akan merapat di Pulau Cacao, semisal mereka berhasil menjemput Luffy dan Sanji, belum tentu mereka bisa kabur dari kepungan armada Big Mom, mungkin harus menggunakan beberapa coup de burst agar Sunny bisa menjauh dari kepungan musuh sekaligus keluar dari area perairan Big Mom. Lalu Bege? Kita doakan saja mereka bisa selamat dari kejaran Big Mom, hehe, sebab Germa yang saya pikir akan datang membantunya malah berada di Pulau Cacao saat ini.



Kanpai!