Jumat, 13 April 2018

Review Manga : One Piece Ch. 901


Argghhh Odaaaa! Ini mungkin troll april mop terlama yang saya rasakan, 2 minggu saya dibayangi oleh kehancuran Sunny, karena minggu lalu Oda libur, mungkin dia sengaja, sebab di bulan maret sepertinya dia jarang mengambil libur, dengan tega dia menggantungkan cerita, menggantungkan hati dan perasaan, haha.

Sunny lolos dari kehancuran, dengan cara yang tak terduga, prediksi saya pada tulisan sebelumnya memang tak ada yang benar, tapi tidak bisa dibilang salah juga, ya pokoknya begitulah, hehe. Tanpa diduga Wadatsumi menukar Kapal Bajak Laut Matahari dengan Thousand Sunny, kapal yang legendaris, kapal yang pasti memiliki nilai historis bagi kelompok ini, mungkin itu satu-satunya kenangan yang tersisa dari mantan kapten mereka, Fisher Tiger, dikorbankan begitu saja untuk Topi Jerami, pelarian ini begitu banyak memakan korban, Pedro, Pekoms, kapal milik Bege, kapal Bajak Laut Matahari, bahkan Germa sepertinya akan berkorban demi Topi Jerami, ini kekuatan seorang Luffy, ya memang bukan tanpa sebab mereka dengan suka rela berkorban, mereka begitu karena Luffy pun dengan suka rela berkorban demi menolong mereka di masa lalu.

Wadatsumi langsung memasukan Sunny beserta para awak ke dalam mulutnya, tapi pelarian tidak sampai situ, Oven yang tidak ingin nama Big Mom tercoreng memberi serangan panas bawah laut, kekuatan Oven ini memang menjengkelkan, sangat efektif untuk musuh yang berada di bawah laut, lagi-lagi saya harus memuji kejeniusan Oda dalam memunculkan karakter, sangat pas, mungkin kalau tidak ada Oven, semua akan berjalan lancar, karena fishman mungkin tidak punya kelemahan di bawah air. Wadatsumi kepayahan menghadapi suhu yang panas, akhirnya dia melempar jauh kapal Topi Jerami, dan mengorbankan dirinya, rupanya ada rasa bersalah pada diri Wadatsumi yang telah berbuat onar di Pulau Fishman, jadi ini saat yang tepat untuk meminta maaf pada Luffy.

Tak hanya Wadatsumi, Aladine dan seluruh anggota Bajak Laut Matahari pun sudah rela mengorbankan dirinya, mengingat sifat Big Mom yang tak akan membiarkan seseorang keluar begitu saja dari wilayahnya, apalagi Luffy telah membuat keributan yang cukup besar, pasti Big Mom dan seluruh anak buahnya akan habis-habisan memburu Topi Jerami, maka dari itu, Aladine dan kawan-kawan fishman-nya akan menjadi benteng pertahanan Topi Jerami, Jinbe tentu tidak tega membiarkan itu semua, meninggalkan mantan anak buahnya begitu saja di belakang, jadi Jinbe meminta izin Luffy, kapten barunya, untuk menjadi benteng pertahanan di belakang bersama-sama temannya, jelas Luffy tak setuju.

Sebenarnya, Luffy tak setuju jika Jinbe hanya ingin mengorbankan dirinya demi pelarian ini, mengorbankan dalam artian siap mati demi Luffy, Luffy tak akan mengizinkan jika itu yang diinginkan oleh Jinbe, Luffy ingin Jinbe selamat setelah itu, "meskipun jika kau mati, kau tidak boleh mati!", kalimat yang aneh, namun sangat keren dan memiliki arti yang dalam, cukup sering juga sih saya menemui kalimat aneh yang serupa di komik ini, seperti "jika sampai mati, akan kubunuh kau!", haha, setelah itu mereka berjanji akan bertemu di Pulau Wano.

Kekuatan para fishman tidak bisa diremehkan, kekuatan mereka sangat cukup untuk menahan laju armada Big Mom, dari bawah laut mereka membuat arus yang menghasilkan ombak besar, seharusnya Jinbe tak perlu khawatir soal mereka.

Big Mom tersadar dari "kenikmatan" lebih cepat dari dugaan saya, saya pikir Big Mom akan pingsan karena kue dalam waktu yang lama, sehingga Sunny memiliki banyak waktu untuk menjauh dari teritori Big Mom, tapi ternyata dengan cepat Big Mom tersadar dan mulai mengejar para pengganggu setelah mendapat laporan dari Perospero. Bege sepertinya berhasil melarikan diri, dengan menaiki salah satu kapal Totto Land.

Dan terakhir, Morgan, dia memprediksi kalau raja bajak laut akan lahir dari worst generation atau eleven supernova, dan Luffy adalah salah satu kandidat terkuatnya, pasti akan ada berita besar setelah ini, hal ini bisa menjadi sesuatu yang baik dan buruk untuk Luffy, baik karena nama Luffy akan semakin besar, buruk karena akan ada banyak bajak laut besar yang mengincarnya.

Oh, di chapter ini saya tak melihat Sanji, ke manakah dia? Ada beberapa tebakan dari saya, mungkin dia balik menghadapi armada Big Mom, dan menghajar Oven, karena menurut saya Oven lah yang paling merepotkan saat ini, atau mungkin Sanji menyabotase kapal utama Big Mom dari dalam, bisa meledakannya, bisa juga menjadikan kapal utama Big Mom sebagai senjata, atau Sanji kembali untuk menyelamatkan Germa, ya, apapun alasan menghilangnya Sanji, mungkin inilah saat yang saya tunggu, 'aksi' Sanji, yah ngga terlalu yakin juga sih, hehe.



Kanpai!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar