Jumat, 21 April 2017

Review Manga : One Piece Ch. 863


Berantakan, yah, rencana Bege dan Luffy tidak berjalan sesuai rencana, saat kemunculan memang berjalan dengan mulus, dan Luffy beserta para klonnya berhasil merusak altar pernikahan, hingga akhirnya Katakuri menghentikan laju Luffy yang ditugaskan untuk merusak foto Mother Caramel.

Katakuri memiliki buah iblis bertipe logia, mochi mochi no mi, kekuatannya adalah mochi, kue khas jepang yang lengket, cukup aneh memang untuk jenis logia, karena biasanya logia adalah kekuatan alam, seperti api, es, magma, listrik, dan sebagainya, ini pertama kalinya ada logia memiliki kekuatan makanan, setidaknya pada cerita canon, kalau tidak salah pada cerita movie sudah ada logia yang memiliki kekuatan makanan, tapi saya tidak pernah menjadikan cerita movie ataupun filler sebagai acuan.

Luffy yang terdesak oleh Katakuri diselamatkan Jinbe, sangat heroik, di situ Jinbe juga berusaha untuk bernegosiasi dengan Big Mom, tentu saja Big Mom meminta bayaran untuk itu, lalu Jinbe menawarkan masa hidupnya, sepertinya kekuatan Big Mom tidak bisa digunakan seenaknya, harus ada rasa takut dulu dari lawan yang mau diambil masa hidupnya, layaknya Boa Hancock, yang harus membuat lawannya jatuh cinta terlebih dahulu, lalu orang yang jatuh cinta berubah menjadi batu, tapi tidak menutup kemunkinan juga kalau kekuatan itu bisa ditingkatkan lagi, sehingga tidak perlu lagi adanya syarat.

Jinbe tidak memiliki rasa takut sedikitpun terhadap Big Mom, Big Mom tidak bisa mengambil masa hidup Jinbe, mungkin ini adalah gambling yang sangat besar untuk Jinbe, yap, hanya orang yang benar-benar kuat atau orang bodoh yang tidak takut berhadapan dengan Big Mom, Luffy contohnya, dia termasuk yang bodoh sih saya kira, hehe, Jinbe sudah memikiran ini, memikirkan kengerian seorang Yonkou.

Saat berpesan pada teman-teman Sunny Pirates pun dia terlihat pasrah ingin mengorbankan nyawanya untuk Luffy, itu bertanda bahwa dia sendiri juga tidak tahu kalau masa hidupnya bisa diambil oleh Big Mom atau tidak, apakah dia akan takut atau tidak saat berhadapan dengan Big Mom, makanya saya bilang ini adalah perjudian yang besar bagi Jinbe, dengan nyawa sebagai taruhannya, dan ternyata Jinbe berhasil dengan sangat keren.

Rencana Bege dan Luffy memang tidak berjalan dengan mulus, tapi bukan berarti tidak berhasil, masih ada Brook, atau itu Luffy yang terlihat seperti Brook, haha, si kuda hitam, yang tidak diduga-duga menyusup ke dalam pesta, saat semua orang terfokus pada Luffy dan Jinbe, yah, salah Katakuri sendiri yang bilang bahwa yang asli sudah tertangkap, sisanya abaikan saja, entah ini masuk ke dalam rencana atau tidak, atau ini adalah plan B, kalau menurut pandangan saya ini malah tidak ada dalam rencana sama sekali.

Mungkin hanya Brook yang berencana seperti ini, dia yang berinisiatif sendiri untuk melancarkan "serangan" diam-diam, pada beberapa chapter, Brook memang cukup menarik perhatian dengan aksinya, seperti saat dia berhasil mengkopi poneglyph milik Big Mom, dan saat ini pun dia berhasil merusak foto Mother Caramel, yang seharusnya menjadi tugas Luffy, Brook bergerak diam-diam dan terencana, di saat sang ahli strategi kita, Sanji, sedang tidak bisa "bergerak" saat ini.

Oh iya, pada chapter 861, saya sempat mencurigai tidak adanya Brook di dalam kastil Bege, atau setidaknya tidak ada dalam tempat berkumpul, pada saat yang lainnya tertidur, nah, mungkin di saat itulah Brook menggunakan waktunya untuk "berdandan" seperti Luffy, orang yang melihatnya pasti tidak mengira itu Luffy, tapi setidaknya orang tidak tahu kalau itu Brook, hahaha.


Kanpai!



Sabtu, 15 April 2017

Review Manga : One Piece Ch. 862


Sangat tidak terduga, Pudding yang jahat bisa luluh pada Sanji hanya dengan satu kalimat, sangat Sanji sekali, saya bisa jamin biarpun Sanji tidak tahu kalau Pudding sebenarnya jahat, Sanji akan tetap mengatakan kalau mata ketiga Pudding adalah mata yang indah, dengan kata lain itu bukan akting.

Dengan itu, rencana Big Mom dipastikan tidak berjalan dengan baik, Pudding menangis hingga dia lupa kalau dia bertugas untuk menembak Sanji, kalau pada chapter kemarin saya sempat bertanya, bagian Sanji yang mana yang akhirnya menang? Hati atau otak? Dan terjawab sekarang, hati Sanji lah yang mengendalikannya, dan itu malah menguntungan bagi Sanji, karena dengan itu, Pudding jadi ragu untuk menembak.

Keraguan Pudding dalam menembak Sanji pastinya tidak ada di dalam perkiraan Big Mom, melihat masa lalu Pudding yang kelam, pada saat kecilpun Pudding tega menusuk atau membunuh teman yang berani mengejeknya.

Tapi bukan berarti penembakan Sanji tidak jadi dilakukan, ada father, dia adalah pendeta yang menikahkan Sanji dan Pudding, dia ditugaskan untuk menjadi penembak lapis kedua yang sudah disiapkan Big Mom, tapi rupanya Katakuri (Dogtooth) menerawang kalau tembakan father bisa dihindari Sanji, jadi dia berinisiatif untuk melakukan penembakan, dan dengan mudah Sanji bisa menghindari tembakan Katakuri.

Saya jadi terpikir, apa kemampuan kenbunshoku haki (observasi) milik Sanji sudah sangat tinggi, bahkan melampaui Katakuri yang bisa melihat sepintas ke masa depan, maksudnya begini, Katakuri bisa melihat sepintas ke masa depan, lalu dia kaget kalau akhirnya Sanji bisa menghindari tembakannya, berarti Katakuri tidak melihat Sanji menghindar dalam vision-nya, dengan kata lain Katakuri tidak bisa membaca gerakan Sanji, jadi kemungkinan haki Sanji lebih kuat dari Katakuri.

Luffy terbangun dari tidur benar-benar sesaat sebelum acara pernikahan dimulai, itupun harus dipancing terlebih dulu dengan daging, haha, dan akhirnya kita tahu yang dimaksud Luffy "pintu masuk", pintu masuk yang menjadi fokus Luffy, yang selalu dipikirkannya matang-matang, saat orang lain memikirkan rencana pembunuhan Big Mom, dan pintu masuk itu iyalah kue pernikahan, DOONNGGG!

Entah dia berlari dari balik kue itu atau dia sudah menyusup dari dalam kue dengan menyembunyikan kaca di dalam kue, mungkin dia berpikir kalau dia bisa memasuki tempat resepsi sambil makan, dengan menggerogoti kue dari dalam untuk membuat lubang agar dia bisa keluar, dengan itu altar pernikahan juga bisa hancur, sekali dayung dua pulau terlampaui.

Luffy keluar dari kue pernikahan dengan sangat mencolok, tidak ada gerakan diam-diam, sangat khas Luffy, dan memang ini yang dibutuhkan untuk mengacaukan pesta, datang tiba-tiba, dari tempat yang tidak terduga, tempat yang menjadi fokus orang-orang saat ini, yang lebih mengagetkan lagi Luffy datang dengan jumlah yang banyak, yang terpikir oleh saya adalah kekuatan Nami dan Brulee, yang paling mungkin adalah kekuatan Brulee, karena kekuatan Nami hanya bayangan saja, tapi kalau kekuatan klon Brulee benar-benar nyata, dan bisa membuat para klon ini makan kue untuk menembusnya, toh, sebelum kemunculan para klon Luffy ini terlihat Brulee berteriak meminta maaf pada mama.

Ini sama sekali tidak terpikirkan oleh pembaca, setidaknya oleh saya sendiri, padahal clue untuk klon sebenarnya sudah berasa di awal saga ini, saat Luffy masuk hutan dan dijebak oleh klon buatan Brulee, lalu, tujuan pernikahan ini juga bermaksud untuk merebut pasukan dan teknologi klon milik Germa, jadi saya rasa sangat tepat untuk mengacaukan pesta teh ini dengan klon, klon Luffy, satu Luffy saja sudah membuat repot, haha.


Kanpai!



Jumat, 31 Maret 2017

Review Manga : One Piece Ch. 861

Semakin yakin saya meragukan rencana Bege akan berhasil, bukan, bukan karena Big Mom yang terlalu kuat, tapi karena aliansi dadakan ini terlalu seenaknya, Luffy dkk khususnya, hehe, ya cukup lucu ketika melihat seluruh anggota Topi Jerami tertidur, berbanding terbalik dengan semua pasukan Bege yang sudah stand by dan siap untuk menjalankan misi ini, ya memang sudah sifat Luffy yang selalu santai dalam menjalani misi apapun, kebetulan Luffy dkk juga sepertinya butuh istirahat untuk mengisi kembali tenaga mereka, jelas mereka kelelahan setelah melewati apa yang terjadi di Whole Cake Island ini, oh iya, saya tidak lihat Brook di dalam "kastil" Bege.

Tidak hanya Luffy, sang calon pengantin pria, Sanji, sepertinya sedikit demi sedikit melupakan misi utama, penyebabnya tidak lain adalah wanita, Pudding terlihat polos dan imut di mata Sanji, padahal Sanji sendiri sudah mengetahui sifat asli Pudding, tapi mau bagaimana lagi? Pudding memang terlihat imut, dan Sanji sangat lemah akan hal itu, Sanji mungkin adalah pria terpintar yang ada di dalam kelompok bajak laut Topi Jerami, tapi saat di depan wanita, kebodohannya bisa melebihi semua kru, hahaha, entahlah, sampai akhir nanti bagian Sanji yang mana yang akan menang, hati atau otak.

Kelompok Bege sudah siap di posisi, Caesar pun sudah siap, Vito yang saya pikir seram ternyata punya sifat yang polos juga, dia terlalu mengkhawatirkan banyak hal, khawatir dengan tamu-tamu yang datang, khawatir akan anak-anak Big Mom yang berada di dalam pesta, bahkan dia mengkhawatirkan Morgans dan Jajji yang sedang mengobrol, harusnya kekhawatiran ini sudah bisa ditanggulangi, kalau kamu berencana untuk membunuh seorang Yonkou, tapi benar juga apa yang dikatakan Vito, apa dasar Bege ingin membunuh Big Mom? Bukankah sangat menguntungkan kalau Big Mom berada di pihaknya?

Akhirnya foto Mother Caramel terlihat, tidak ada satupun yang mengenalinya, bahkan mungkin semua anak Big Mom tidak ada yang mengenalinya, entah Luffy nanti mengenalinya atau tidak, akan menjadi twist yang bagus jika Luffy kenal dengan Mother Caramel.

Kotak tematebako akan dibuka setelah acara utama, yaitu pernikahan, yang mungkin tidak akan terjadi, karena Big Mom berencana untuk menembak Sanji sesaat sebelum menikah, berarti pembukaan kotak tematebako dibuka untuk merayakan kemenangan Big Mom dari Germa, yang berarti lagi kotak tematebako tidak bisa menjadi "senjata" yang membantu misi aliansi Bege dan Luffy, kalau saja kotak tematebako dibuka sebelum acara pernikahan.

Horned den den mushi, dipakai anak buah Bege untuk menghalangi transmisi radio, mungkin dengan memakai ini, area yang dipasangi akan kehilangan sinyal, sehingga mereka yang berada di dalam area ini tidak bisa menelepon ke luar dengan den den mushi, dari mulai memasuki New World, Oda-sensei sepertinya suka dengan hal saat-kejadian-sebaiknya-tidak-menyebar-ke-luar-dulu, caranya macam-macam, dari mulai di Punk Hazard, angkatan laut yang berada di dalamnya tidak bisa melakukan panggilan ke luar, disebabkan room, kekuatan milik Law, begitu juga saat di Dressrosa, birdcage Doflamingo menyebabkan hilangnya sinyal, lalu akhirnya saat ini Oda-sensei meluncurkan produk baru, yang mungkin akan sering dipakai kedepannya, yaitu horned den den mushi.

Saat pintu gerbang yang hidup dipotong bagian mukanya, pintu itu kembali menjadi pintu biasa, apakah ini kelemahan dari kekuatan Big Mom? Bisa jadi, Bege menjadi anak buah Big Mom sudah cukup lama, dan tak mungkin Bege tidak menemukan apa-apa selama jadi anak buah Big Mom, kalau trik ini sudah diketahui, mudah saja untuk mengalahkan Zeus, Prometheus, dan Napoleon, yang notabene adalah pengawal terkuat Big Mom, karena mereka hidup dengan memakai jiwa Big Mom.


Kanpai!



Jumat, 24 Maret 2017

Review Manga : One Piece Ch. 860


Whoaa... chapter yang menegangkan, detik-detik menjelang acara puncak, rencana siapa yang akan berhasil? Kalau prediksi saya tidak ada yang berhasil, karena semua rencana bertubrukan di satu titik, dan akan membuat momen yang baru, momen di mana terjadinya pertarungan antara Big Mom, Vinsmoke, dan Luffy, tentunya pertarungan ini tidak ada dalam rencana siapapun, sudah jelas kalau Big Mom menghindari pertarungan dengan Vinsmoke, dan aliansi Luffy-Bege pun menghindari pertarungan dengan Big Mom.

Sesuai perintah dari Jinbe, Aladine dkk harus segera pergi meninggalkan Whole Cake Island sesaat sebelum acara pesta teh dimulai, karena di saat itu penjagaan di wilayah ini lemah, dan bagaimana dengan Pekoms? Ikat saja di batu, beri sedikit makanan dan minuman, haha. Ternyata arti dari roulette milik Big Mom sangat menyeramkan, angka yang tertulis di papan roulette dimaksudkan untuk jumlah teman-teman Jinbe yang harus menanggung beban yang sama dengannya, itulah sebabnya Jinbe memilih untuk kabur, dan tidak meminta keluar dengan cara yang "baik", mungkin kalau hanya dia yang dikorbankan tidak masalah, tapi tidak masuk akal jika teman-temannya juga terkena imbasnya.

Loyalitas Jinbe memang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, dia rela menyerahkan nyawanya sekalipun demi Luffy, selain loyal, Jinbe juga memiliki sifat "kebapakan", belum ada yang memiliki sifat ini di dalam kelompok bajak laut Topi Jerami, sifat yang akan sangat membantu untuk tidak selalu gegabah dalam memilih jalan.

Para tamu Big Mom sudah berdatangan, seperti yang diharapkan, yang datang adalah orang-orang seram, pebisnis besar dari underworld, yang menyita perhatian saya adalah Morgans "Big News", berarti prediksi saya tentang Morgan si mantan angkatan laut itu sudah dipastikan salah, Morgans adalah presiden dari World Economic Newspaper, yang artinya, dia punya wewenang untuk mengendalikan koran yang terbit setiap harinya, seperti yang dibilang Morgans, bahwa perusahaannya dan Germa memiliki ikatan yang erat, jadi tak heran kalau Judge bisa dengan mudah merubah poster buronan Sanji menjadi 'only alive', ya, dengan kemungkinan Morgans juga memiliki wewenang untuk merubah poster buronan.

Morgans sendiri berwujud burung, entah dia adalah pemakan buah iblis atau dia adalah suku burung (kalau ada), atau dari suku minks? Setahu saya tidak ada jenis burung di dalam suku minks, yah, apapun itu, selain bosnya yang berbentuk burung, perusahaan ini juga mempekerjakan burung sebagai pengantar koran, ya, News Coo, burung yang terbang dari kapal ke kapal untuk mengantarkan koran, saya jadi terpikir sesuatu, kenapa angkatan laut tidak mencoba menggunakan jasa burung ini untuk mencari bajak laut, sudah terbukti kalau News Coo bisa menemukan orang yang sedang berlayar di laut, termasuk bajak laut, oh iya, Morgans mengingatkan saya pada karakter Big Bird di serial Sesame Street.

Jangan coba-coba tidak datang saat Big Mom sudah mengundangmu, itu sama saja dengan menghina Big Mom, dia bahkan rela membunuh anggota keluargamu kalau kau sampai tidak menghadiri pesta, sangat mengerikan memang, tapi itulah yang terjadi, salah satu tamu undangan, Jigra, yang menjadi korban pada pesta sebelumnya, Jigra tidak bisa menghadiri pesta karena harus menghadiri pemakaman ibunya, tapi Big Mom tidak bisa menerima alasan itu, dan akhirnya Big Mom mengirim kepala ayah Jigra, sangat mengerikan.

Rupanya Jigra datang kembali ke pesta teh kali ini, tapi sepertinya dia datang untuk balas dendam atas kematian ayahnya, tapi tentu saja Jigra tidak bisa masuk dengan mudah, dia langsung "ditembak" di tempat, bukan Bege yang menembak, memang Bege adalah orang yang ditunjuk untuk bertanggung jawab atas keamanan pesta, tapi ternyata bukan hanya Bege yang berjaga-jaga, ada petinggi bajak laut Big Mom lain yang berjaga, kemungkinan ada beberapa, dan salah satunya adalah Charlotte Katakuri (Dogtooth), salah satu dari 3 Sweet Commanders Big Mom, jabatannya setara dengan Charlotte Cracker dan Charlotte Smoothie, kekuatan Katakuri yang sesungguhnya belum telihat, tapi yang jelas dia memiliki kenbunshoku haki (observation) yang sangat kuat, saking kuatnya, haki itu bisa melihat sekilas kejadian di masa depan sebelum itu terjadi. dan Katakuri adalah orang dengan bounty tertinggi (yang pernah ditunjukan harganya) sejauh ini. 1.057.000.000 berries, mengalahkan Jack yang berharga 1.000.000.000 berries.

Jelas Katakuri akan menjadi batu sandungan yang besar untuk aliansi Luffy dan Bege, melawan Cracker saja Luffy membutuhkan waktu yang lama, bagaimana dengan Katakuri yang notabene punya bounty lebih tinggi dari Cracker, belum lagi akan ada petinggi-petinggi Big Mom lain, saya belum terbayang akan jadi seperti apa nanti, yah seperti biasa, kita tunggu saja nanti di chapter berikutnya.


Kanpai!



Sabtu, 18 Maret 2017

Review Manga : One Piece Ch. 859

Rencana Bege memang terlihat sempurna, tapi pasti kalian tahu sifat Luffy kan? Kalau kalian cukup mengenal Luffy, rencana sesempurna apapun akan menjadi kacau bila ada Luffy di dalamnya, ya meskipun akan tetap berujung pada kemenangan di pihak Luffy, hal ini membuat saya yakin kalau rencana Bege akan berantakan, selain itu, saya juga meyakini satu hal lagi, yaitu tidak ada rencana yang berjalan mulus jika diceritakan sebelum eksekusi, sebaliknya, jika rencananya dibeberkan setelah eksekusi dipastikan rencana berhasil, intinya sih, mana ada pengarang yang mau membocorkan cerita selanjutnya? Apalagi kalau rencana itu membawa cerita pada klimaks, formula seperti ini sangat sering dipakai dalam cerita dengan bentuk apapun, mau itu film, novel, atau komik.

Rencana Bege
Yang perlu diketahui sebelumnya adalah Big Mom sangat kuat, Sanji mengibaratkan Big Mom seperti "balon besi", senjata apa pun tak akan bisa melukainya, tapi Big Mom pasti memiliki kelemahan, memang tidak mudah mencari kelemahan seorang Yonkou, tapi dengan menjadi anak buahnya kita bisa menyelidiki kelemahan seseorang dengan leluasa, seperti yang dilakukan Bege, dalam kurang lebih setahun dia sudah mengetahui apa kelemahan Big Mom, yaitu foto Mother Caramel, dengan merusaknya, Big Mom akan melemah, entah seperti apa hubungan mereka, sampai Big Mom melemah saat foto Mother Caramel rusak, kembali pada rencana Bege, menurut perkiraan Bege, Big Mom melemah secara fisik sampai 5 detik, tapi di saat itu pula Big Mom akan mengamuk sejadinya, Haoshoku Haki-nya pun akan aktif secara otomatis, penembakan Big Mom akan terjadi pada saat itu, Caesar yang menyamar menjadi Gastino lah yang akan menjadi eksekutornya, dengan menggunakan senjata ciptaannya sendiri, yaitu KX Launcher, Caesar akan menembak Big Mom saat melemah, Luffy bertugas menjadi perusak foto Mother Caramel, dengan kata lain Luffy yang akan berada di garis paling depan dengan menjadi umpan, bagaimana dengan Bege sendiri? Apa tugasnya? Apa hanya berjaga di sekitar istana? Apa dia dan pasukannya nanti yang akan menjadi pelindung di saat semua kabur?

Mother Caramel
Seperti yang kita ketahui, Mother Caramel disebut sebagai penyelamat Big Mom, tapi siapakah sebenarnya dia? Apa yang dilakukannya sampai dia begitu dipuja oleh Big Mom? Saat hari H nanti, Luffy yang ditugaskan untuk merusak foto Mother Caramel, apakah nanti Luffy akan mengenalinya? Mungkin hal ini yang akan mengacaukan rencana sempurna Bege, ketika Luffy hendak merusak foto, Luffy langsung berkata "Ah, aku mengenalnya!".

Luffy
Kita sangat tahu kelakuan kapten kita, saya cukup yakin kalau dia tidak akan menjalani rencana dengan baik, sudah sangat sering Luffy merusak rencana, seperti yang baru terjadi di Dressrosa saja, Luffy ditugaskan untuk mengancurkan pabrik Smile, tapi nyatanya dia malah bertanding di Corrida Colloseum, haha, yah itulah Luffy, tapi sebesar apapun kekacauannya, Luffy tetap bisa menyelesaikan itu semua, dia selalu menganggap pekerjaannya menyenangkan, walau sebenarnya itu sangat mengerikan, sampai terakhir saja dia hanya memikiran pintu masuk yang bagus, saya jadi penasaran, sekeren apa pintu yang dimaksud oleh Luffy.

Totto Land
Berbeda dari tempat yang pernah disinggahi Luffy sebelumnya, pulau ini, atau kepulauan ini sangat damai, tidak ada pengekangan, tidak ada intimidasi di dalam negaranya, semua rakyatnya hidup tentram dan aman, bahkan mereka terlihat sangat mencintai Big Mom sebagai ratunya, jadi jika Luffy dkk membunuh Big Mom, jangan harap akan dianggap sebagai pahlawan seperti biasanya, ya Luffy memang tidak suka juga dianggap pahlawan, tapi kejadian ini akan membuat satu negara membenci Luffy, Bege, dan semua orang yang terlibat di dalamnya.

Big Mom
Keuntungan besar untuk pihak Luffy, karena Big Mom adalah orang yang polos dan naif, Big Mom sama sekali tidak curiga kalau ada gerakan-gerakan bawah tanah yang ingin membunuhnya, padahal pelarian Luffy dan Nami kemarin cukup jelas membuat keributan, bahkan Big Mom tidak menyadari kalau yang digenggamnya dari semalam adalah Brook palsu, Big Mom menganggap Brook sudah mati, ya mungkin Big Mom juga tidak terlalu peduli dengan Brook, toh hari ini adalah pesta teh, sekaligus pesta pernikahan anaknya, Pudding, di mana ada kue pernikahan yang besar, Big Mom sangat antusias layaknya anak kecil, kalau dipikir kembali, ada banyak kesamaan dari Big Mom dan Luffy, mereka sama-sama memiliki kekuatan yang gila tapi sangat naif.

Pudding
Sangat mengerikan, penjahat yang memiliki dua muka memang sangat mengerikan, jauh mengerikan dari orang yang secara terang-terangan berbuat jahat, dia berencana untuk menghapus ingatan semua orang yang melihatnya melakukan kejahatan.

Keluarga Vinsmoke
Entah, mereka belum menyadari atau pura-pura tidak menyadari kalau pernikahan ini hanya sandiwara, hanya mereka (kecuali Reiju) yang sampai saat ini terlihat santai, tanpa kewaspadaan, tanpa rencana lain di balik pesta pernikahan ini, sementara pihak lain sibuk dengan rencananya masing-masing.


Oh iya, pada satu adegan, salah satu pengawal Big Mom mengatakan bahwa keluarga Morgans sudah tiba, apa yang dimaksud itu adalah Captain Morgan? Yang dulunya adalah seorang Marine dan bertugas di Shells Town, East Blue, dia adalah ayah dari Helmeppo yang sekarang sudah menjadi Marine, entah di mana dia sekarang dan menjadi apa, Morgan sempat di penjara dan kabur, terakhir terlihat di mini-arc Jango, sampai saat itu dia tidak terlihat lagi, mungkin dia sekarang berbisnis di underworld dan menjadi salah satu orang yang terpandang di underworld, sampai akhirnya dia tiba di pesta teh Big Mom.



Kanpai!



Rabu, 15 Maret 2017

Review Film : Logan (2017)


Kemarin saya sempat bilang kalau saya agak malas me-review film yang sudah banyak di-review, tapi film ini membuat kemalasan saya hilang, dan membuat saya gatal ingin me-review juga, Logan membuat hati saya tergerak, hehehe.

Bercerita tentang Logan a.k.a. Wolverine a.k.a James Howlett yang hidup di masa tuanya, Logan sudah tidak lagi sekuat dulu, dia semakin melemah, karena efek dari adamantium yang dulu disuntikan ke dalam tulangnya, kekuatan regenerasinya pun jadi ikut melemah, Logan mencari uang dengan menjadi supir Limousine online, selain itu dia juga harus mengurus Charles Xavier yang mengidap penyakit alzheimer, dibantu Caliban, yang seorang mutant juga, mereka tinggal di daerah pertanian yang luas, karena Xavier yang cukup berbahaya jika penyakitnya kumat, jadilah mereka hidup di tempat di mana tidak ada manusia di sekitarnya, sampai akhirnya Logan bertemu dengan seorang ibu yang membawa anak, anak tersebut ternyata bukan anak biasa, dia anak yang "diciptakan" dari gen milik Logan, dia adalah X-23 a.k.a Laura, Film ini bersetting di tahun 2029, di mana semua mutant sudah punah, dan hanya 3 mutant yang diketahui, yaitu Logan, Xavier, dan Caliban.

Kalau kamu ingin mencari film superhero dengan action yang mantap, kamu tidak akan menemukannya di sini, film ini tidak seperti film-film X-Men sebelumnya, bahkan tidak seperti film Marvel yang lainnya, kesan gelap, sendu, dan kelam sangat terasa, scoring-nya juga sangat berperan untuk mendukung terciptanya suasana itu, tapi bukan berarti tidak ada action sama sekali, ada cukup banyak action yang berkategori sadis atau gore di film ini, jadi ini sangat tidak disarankan untuk ditonton oleh anak di bawah umur, tapi bukan itu yang ingin ditonjolkan film ini, dramalah yang mendominasi di film ini, lebih tepatnya drama keluarga, bisa dibilang film ini adalah film drama dengan bumbu action, bukan berarti ini film yang gagal sebagai film action, malah sebaliknya, film ini sangat bagus, dan ini bisa menjadi warna baru di film superhero, selain itu, emosi penonton juga dibuat meningkat karena film ini adalah film terakhir Hugh Jackman sebagai Wolverine.

Akting Hugh Jackman dan Patrick Stewart sudah tidak perlu diragukan lagi, chemistry antara mereka pun terasa kuat, maklum saja, sudah dari 17 tahun yang lalu mereka berperan sebagai Wolverine dan Prof. X di film X-Men yang pertama kali tayang di tahun 2000, akting dari Dafne Keen pun cukup apik, gadis kecil yang berperan sebagai Laura, kepolosan dan keganasan yang berbaur tergambar jelas pada karakter Laura, akting Dafne sangat natural dan terasa pas, sehingga dia bisa mencuri perhatian penonton, khususnya saya, saya akan sangat menunggu X-23/Laura dibuatkan film sendiri, tentunya dengan Dafne Keen sebagai pemeran utama.

Film ini diangkat dari komik keluaran Marvel yang berjudul Old Man Logan, sebagai pembaca komiknya, film ini sesuai dengan ekspektasi saya, memang cerita yang disajikan berbeda dengan yang ada di komik, tapi feel yang saya dapatkan dari film ini hampir sama, memang tidak bisa disamakan juga dengan komik, karena harus ada penyesuaian dari film-film sebelumnya, saya sangat puas menonton film ketiga Wolverine ini, waktu 2 jam lebih pun tak terasa bosan bagi saya, memang suasana yang sepi dan senyap waktu berada di dalam studio membuat beberapa orang terlihat jenuh, ada yang memainkan ponselnya, ada yang keluar dan masuk studio, yah, mungkin beberapa orang berharap akan lebih banyak action di film ini, dan ternyata tidak mereka dapatkan.

Oh iya, tidak ada post-credit scene di film ini, jadi tidak usah ditunggu, hehe.

Rate : 8.8/10


Kanpai!



Sabtu, 11 Maret 2017

Review Manga : One Piece Ch. 858


Yah dugaan salah sudah biasa, hehe, akhirnya Luffy mau bekerja sama dengan Bege untuk mengalahkan Big Mom, Luffy memang kesal kepada Bege yang sudah menembaki Pekoms, tapi rasa kesal Luffy kepada Big Mom lebih besar lagi, hubungan ini mengingatkan saya dengan perkataan bijak di dunia mafia, hehe, yaitu "musuh dari musuhku adalah temanku".

Pekoms
Sedang "diamankan" oleh Aladine dan Praline, dia terlalu setia pada Big Mom, entah nantinya akan seperti apa jika Luffy bekerja sama dengan Bege untuk mengalahkan Big Mom, di satu sisi Luffy dkk adalah pahlawan Zou, dan di satu sisi Luffy adalah musuh Big Mom, prediksi saya Pekoms akan tetap menjadi anak buah Big Mom, tapi secara diam-diam dia berteman dengan Luffy.

Anak-anak Big Mom
Tidak semua anak Big Mom patuh pada mamanya, terhitung sudah ada 3 anak yang membangkang pada Big Mom, mereka adalah Lola, Chiffon, dan Praline, Lola kabur saat ingin dinikahkan dengan pangeran Elbaf, Loki, entah seperti apa wajah pangeran Elbaf itu, sampai Lola yang terlihat ingin menikahi siapapun itu menolaknya, akhirnya Lola kabur dan digantikan oleh Chiffon, tetapi para raksasa Elbaf tahu kalau itu bukan Lola, merasa dibohongi, suku Elbaf makin membenci Big Mom, dan Big Mom jadi sangat membenci Lola, lalu kebenciannya dilampiaskan pada saudari kembarnya yaitu Chiffon, perlakuan Big Mom pada Chiffon akhirnya membuahkan kebencian di dalam diri Chiffon, dan sekarang dia sangat rela kalau mamanya ingin dibunuh. Kalau Praline, jelas dia membangkang pada Big Mom, tapi tidak terang-terangan, Praline lebih setia pada suaminya, Aladine, ketimbang pada Big Mom, sama dengan Chiffon, Praline juga pasti mengetahui rencana pembunuhan Big Mom, makanya dia berusaha menahan Pekoms pergi menemui Big Mom, karena kalau sampai Pekoms "lepas", hancurlah rencana Bege yang sudah dirancang sempurna.

Suku Elbaf
Pasti ada cerita yang menarik dibalik hubungan antara Big Mom dan Elbaf, entah apa yang terjadi, mungkin percintaan, mungkin Big Mom pernah menyakiti perasaan salah satu raksasa Elbaf, sampai dia dimusuhi seluruh raksasa Elbaf, yah, yang pasti Big Mom sangat terobsesi dengan raksasa, setelah gagal berbesan dengan Raja Elbaf, Big Mom menyerah untuk bersekutu dengan mereka, dan akhirnya dia malah membuat penelitian bersama Caesar Clown untuk menciptakan pasukan raksasa.

Jinbe
Seperti yang diharapkan dari negosiator Strawhat Pirates di masa depan, hehe, dia dengan kepala dingin bisa menyatukan visi dan misi Luffy, Bege, dan Caesar, yang sebenarnya saling membenci satu sama lain, peran Jinbe nanti akan sangat penting, menurut saya tidak ada yang memiliki sifat seperti dia di dalam kelompok Strawhat Pirates, memang ada Nico Robin dan Roronoa Zoro yang cukup dewasa dalam menghadapi masalah, tapi mereka tidak pandai dalam bernegosiasi seperti Jinbe, apalagi ke depannya pasti akan ada banyak masalah yang tidak dengan mudah selesai hanya dengan baku hantam.

Gangster Gastino
Hahaha, di page terakhir chapter kemarin sudah terlihat mencurigakan, dan ternyata benar dia adalah Caesar Clown, Luffy tidak disangka bisa menyadarinya cukup cepat, dan Chopper tentu saja dia tidak menyadarinya sama sekali, Luffy sudah setingkat di atas Chopper dalam mengenali wajah sekarang, haha. Caesar dipaksa bergabung oleh Bege dengan jantungnya sebagai jaminan, ya dia juga memiliki masalah dengan Big Mom, jadilah mereka beraliansi, walau sepertinya tidak berjalan dengan lancar.

Susu
Yah dengan adanya chapter ini saya jadi tahu kalau susu bisa mempercepat regenerasi tulang dan gigi, haha, joke ini sudah dipersiapkan Oda-sensei dari beberapa chapter yang lalu, saat Luffy dihajar habis-habisan oleh Sanji, dan gigi Luffy tanggal, saat itu saya berpikir apa Luffy akan ompong seperti itu terus? Masalahnya di setiap chapter, Luffy konsisten dengan gigi ompongnya, apa ini akan menjadi salah satu tanda kalau Luffy pernah dihajar Sanji? Seperti tanda di bawah mata kirinya dan tanda di dadanya, tapi ternyata masalah itu selesai hanya dengan minum susu, tidak hanya gigi, kepala Brook yang retak pun tersambung kembali, sungguh luar biasa efek dari susu. Yang saya baca dari adegan ini, Oda-sensei ingin memberi tahu pada semua pembaca, kalau nanti semisal ada yang babak belur akibat pertarungan hingga gigi mereka tanggal, dan setelah pertarungan gigi mereka utuh kembali, maka susulah jawabannya, jadi kalian tidak perlu menanyakan ini lagi di SBS. haha, oh iya, mungkin Kurohige juga perlu diberi susu.

Oke, semakin terlihat akan mengarah ke mana saga kali ini, yaitu rencana pembunuhan Big Mom di pesta teh, apakah aliansi dadakan ini bisa berhasil atau tidak? Kita tunggu saja nanti, yah meskipun agak kurang sreg juga sih kalau Big Mom yang seorang Yonkou bisa kalah, apalagi setelah ini Luffy juga akan mengalahkan Kaido, dengan kata lain Luffy mengalahkan dua Yonkou secara berturut-turut. Oh iya, di chapter ini ada satu panel yang saya sangat suka, dan akan saya tutup tulisan ini dengan gambar itu.



Kanpai!