Kamis, 13 Juli 2017
Review Manga : One Piece Ch. 872
Tak terduga efek ledakan dari tematebako akan sebesar itu, atau memang karena posisi ledakan tematebako tepat di pusat fondasi istana, bukan hanya di pelataran pesta teh berlangsung, tapi seluruh istanapun ikut runtuh, sepertinya aliansi harus berterima kasih pada Du Feld dan Stussy.
Sungguh disayangkan masih ada Streusen di pihak Big Mom, Streusen yang bisa mengubah benda apapun menjadi makanan, itu sangat mengurangi efek benturan dari runtuhnya Istana Whole Cake, semisal Streusen tidak ada, walaupun Big Mom tidak mungkin mati hanya karena hal ini, tapi kemungkinan kekuatan Bajak Laut Big Mom akan berkurang setidaknya 50%, sebab para petinggi Big Mom hampir semua hadir di pesta ini, dan pasti akan banyak korban di pihak Big Mom.
Ini akan menjadi berita yang sangat besar, mengingat ada Morgans di situ, sang jurnalis underworld, dan ini pasti akan melambungkan nama Luffy dan Bege sebagai aktor utama penghancuran Bajak Laut Big Mom, ini akan berjalan seperti apa yang Bege inginkan, semua musuh akan berpikir dua kali untuk mengganggunya.
Misi berakhir, aliansipun berakhir, mereka akan berjalan masing-masing mulai dari sini, Caesar pun sudah dibebaskan, saya sedikit terharu atas perpisahan ini, Bege yang awalnya saya pikir memiliki niat busuk pada Luffy, ternyata tidak seburuk itu, dia benar-benar memegang janjinya sebagai sesama bajak laut, sesama Supernova, walaupun di akhir pertemuan Bege masih menunjukan sifat liciknya, haha.
Kelompok Topi Jerami membuat 2 grup, Brook dan Chopper menuju Shark Submerge, dan sisanya menuju Thousand Sunny, saya khawatir akan terjadi sesuatu lagi, entah pada grup Brook dan Chopper, atau pada grup yang satunya, mengingat para petinggi Big Mom tidak mendapatkan luka yang serius dari insiden ini, dan saat ini mereka masih berada di wilayah Big Mom, belum lagi Big Mom yang terlihat seperti akan mengamuk, mungkin amukan kali ini akan melebihi amukannya saat di pesta teh.
Germa 66, saya sedikit khawatir juga tentang mereka, aneh, padahal saya sangat membenci mereka sejak flashback tentang Sanji dan Vinsmoke muncul, mungkin karena Judge di akhir pertemuan melakukan hal yang gentle, jadi saya menaruh sedikit rasa hormat pada mereka, tapi dilihat dari keadaan sekarang, sepertinya mereka berhasil kabur, karena anak buah Big Mom saat ini hanya terfokus pada Bajak Laut Topi Jerami dan Bajak Laut Firetank.
Kejeniusan Oda-sensei dalam meracik cerita lagi-lagi terlihat, sangat pintar membuat emosi pembaca naik-turun, seperti, kita sempat dibuat senang karena misi pembunuhan yang dibuat Bege sangatlah rapi, namun kita sedikit kecewa ketika misi itu gagal, lalu misi diubah menjadi misi melarikan diri yang membuat kita kembali tersenyum, dan digagalkan lagi, atau terlihat seperti gagal, lalu akhirnya klimaks tercipta di chapter ini, hanya karena sebuah ledakan, misi berhasil, bukan hanya misi melarikan diri, tetapi juga misi penghancuran Bajak Laut Big Mom sukses, ini yang membuat saya sebagai pembaca puas dan tidak pernah bosan dengan One Piece.
Kemenangan tidak melulu tentang mengalahkan bos musuh, toh, Luffy sudah berhasil merebut Sanji dan mencuri Road Poneglyph, yang memang menjadi misi utama mereka sejak awal.
Kanpai!
Sabtu, 08 Juli 2017
Review Manga : One Piece Ch. 871
Setelah kejadian ini, tak ada lagi yang bisa menyangkal kalau Luffy memang penuh dengan keberuntungan, kalau bicara soal kekuatan, Luffy memang masih ada di bawah Big Mom, tapi soal keberuntungan, sepertinya Luffy berada jauh di atas Big Mom.
Tematebako terbuka dan meledak tepat setelah para anggota aliansi terpojok, tematebako tidak sengaja jatuh setelah tersenggol Du Feld yang mati, kastil yang sekarang menjadi tempat pesta akan runtuh karena ledakan, kemungkinan besar ini adalah kunci pelarian aliansi, siapa sangka tematebako yang secara tidak sengaja dikirim ke Big Mom dari Fishman Island akan menjadi penyelamat aliansi Luffy-Bege saat ini, ya semua serba tidak sengaja.
Saat ini Luffy sedang kehabisan tenaga, karena dengan gegabah dia langsung menggunakan gear 4th, Luffy terprovokasi oleh Big Mom, mungkin Luffy sadar kalau kekuatannya masih di bawah Big Mom, tapi karena kesal, Luffy meladeni hinaan Big Mom, tidak masalah biarpun hanya mendaratkan satu pukulan, inilah kelemahan untuk bajak laut muda seperti Luffy, mudah terpancing emosi, dan kelemahan ini yang bisa dimanfaatkan oleh para orang tua yang sudah sangat berpengalaman, seperti Ace yang akhirnya mati di tangan Sakazuki, akibat provokasi Sakazuki.
Di sisi lain, Caesar dan Bege, seperti dugaan, mereka akan tetap pergi meskipun ada anggota aliansi yang tiba-tiba keluar, yah Luffy dan Sanji pun tidak berharap mereka kembali sih, dengan back up dari Germa, Caesar terbang menuju "pintu keluar", Caesar menjadi harapan bagi aliansi ini, dari dalam tubuh Bege terdengar teriakan penyemangat walaupun diiringi juga dengan umpatan, haha.
Misi Germa dalam melindungi Caesar dan Bege sebenarnya cukup lancar, sampai akhirnya sang ayah, Judge, dihajar oleh Big Mom, konsentrasi Germa terpecah, hingga akhirnya berdampak pada kekalahan semua anggota aliansi, agak aneh melihat Ichiji, Niji, dan Yonji khawatir pada ayahnya, sedangkan pada Reiju biasa saja, apa mungkin ini hanya rasa patuh pada orang yang membesarkannya?
Stussy, ternyata adalah anggota Chiper Pol Aigis Zero atau yang biasa kita kenal CP-0, tak terduga, dia memergoki Du Feld yang sedang melihat tematebako yang terjatuh, dan membunuhnya dengan flying shigan, shigan yang biasa digunakan hanya dalam jarak yang dekat kini bisa digunakan dengan jarak yang jauh, sangat keren dan efektif, tak perlu membawa pistol ke mana-mana, saya membayangkan kalau jurus ini dipakai oleh Rob Lucci, pasti mengerikan.
Seperti yang saya bilang diatas, situasi saat ini aliansi sedang terpojok, Judge habis ditangan Big Mom, entah sudah mati atau hanya pingsan. Niji dan Yonji yang berusaha menolong Judge pun tertangkap oleh Big Mom. Luffy, Sanji, dan Reiju yang sempat diselamatkan Judge terkepung oleh Smoothie, Daifuku, dan Galette. Ichiji habis ditangan Katakuri. Dan sang ujung tombak Caesar berhadapan dengan Brulee.
Kalau melihat situasi seperti ini saya malah optimis kalau aliansi berhasil kabur dari Big Mom, biasanya keberhasilan pada sebuah cerita, diawali dari kegagalan, begitu juga sebaliknya, di chapter yang lalu saya kurang yakin dengan berhasilnya misi pembunuhan Big Mom, karena semua terlihat mulus di awal. Selain tematebako, kunci keberhasilan aliansi kemungkinan adalah Pudding yang belum terlihat di chapter ini.
Senin, 03 Juli 2017
Review Manga : One Piece Ch. 870
Rencana membunuh Big Mom memang gagal, tapi tidak berarti semua rencana gagal, benar yang dikatakan Nami, setelah dipikirkan dengan kepala dingin, yang gagal hanya rencana Bege, Luffy sukses menjalankan rencana, seperti merebut kembali Sanji, mencuri road poneglyph, menyelamatkan keluarga Vinsmoke, bahkan Luffy berhasil menyelesaikan misi yang diberikan Bege, yaitu merusak foto Mother Caramel.
Misi mereka sekarang adalah kabur, Bege mempunyai ide yang cukup bagus, Bege berubah menjadi wujud manusianya, lalu Caesar yang bisa terbang akan membawa Bege plus para anggota aliansi ke luar pulau, tapi pastinya tidak berjalan dengan mudah, saat Bege kembali ke wujud manusia akan ada banyak senjata yang tertuju pada mereka, di sinilah terlihat peran Vinsmoke.
Vinsmoke yang rela menjadi "tameng" karena harga dirinya yang tinggi, mereka tidak mau berhutang budi, apalagi kepada Sanji, anak yang mereka buang, Sanji terlihat sangat dewasa menghadapi hal ini, menurut saya ini sangat keren, dia memilih untuk melupakan masa kecilnya yang sangat pahit, untungnya Sanji jatuh di tangan yang tepat, Zeff, ayah tanpa ikatan darah, yang bahkan memiliki ikatan lebih kuat dari ayah kandungnya sendiri.
Vinsmoke Sanji sudah lama mati, itu yang diinginkan Judge, dan Sanji pun sudah lama membuang nama Vinsmoke, sebenarnya ini adalah kesepakatan terbaik, tapi Judge merusak kesepakatan tak tertulis ini, dia membuka kembali masa lalu Sanji yang seharusnya sudah terhapus, bahkan Judge menyeret Sanji masuk ke dalam masalah Vinsmoke, seharusnya Judge malu, ya, mungkin memang saat ini dia sedang merasakannya, makanya dia rela menjadi "tameng" untuk misi melarikan diri ini.
Misi melarikan diri ini akan berhasil, Vinsmoke cukup kuat untuk menahan kekuatan Big Mom dan anak buahnya, biarpun hanya beberapa menit saya rasa, dan beberapa menit itu sangat cukup untuk Caesar melarikan diri, menurut saya tingkat keberhasilannya bisa sampai 99%, dan 1% kemungkinan gagal semisal ada seorang kapten bodoh dan koki bodoh tiba-tiba keluar, hahaha.
Ya memang bodoh, kita semua tahu itu, tapi inilah yang saya suka dari Bajak Laut Topi Jerami, mereka bertindak dulu baru berpikir, mereka keluar tanpa memedulikan rencana, hanya untuk menyelamatkan Reiju, setelah dipikir memang kedua orang yang tiba-tiba keluar ini mempunyai balas budi pada Reiju, Sanji yang semasa kecilnya sering diselamatkan oleh Reiju, dan Luffy yang pernah ditolong Reiju saat keracunan.
Tapi menurut saya, dengan keluarnya Luffy dan Sanji tidak membuat rencana melarikan diri gagal, melihat sifat Caesar dan Bege mereka akan terus menjalankan misinya, dengan atau tanpa Luffy, toh Luffy dan Sanji pasti bisa menjaga dirinya sendiri, terlebih lagi mereka juga bisa "terbang".
Kanpai!
Kamis, 15 Juni 2017
Review Manga : One Piece Ch. 869
Power Ranger! Teriakan pertama saya ketika melihat Germa 66 memakai armornya, jelas sekali kalau konsep ini adalah Power Ranger atau kalau di Jepang Super Sentai, sebenarnya dari awal sudah terlihat kalau Oda memakai konsep ini untuk Germa, terlihat dari julukan mereka, seperti Sparking Red, Dengeki Blue Winch Green, dan Poison Pink, dan di chapter ini makin menegaskan lagi kalau mereka memang Power Ranger, keren!
Dugaan saya di beberapa chapter lalu benar, tentang tabung yang diberikan Nami kepada Vinsmoke, di dalamnya adalah armor dan senjata yang biasa dipakai oleh Germa, sangat canggih, Germa memang terkenal dengan teknologi yang maju, dan kalau bicara tentang teknologi pasti pikiran kita tertuju pada Dr. Vegapunk, apakah ada hubungannya ya?
Dari ekspresi Judge, terlihat raut wajah yang penuh dengan amarah, tapi juga ada rasa malu, malu karena dia ditolong oleh anak yang dia buang, Sanji, tak perlu banyak berkata-kata, dengan keren Sanji menolong ayah dan saudaranya, setelah "berubah" akhirnya Vinsmoke pun membantu melepaskan Nami, Chopper, dan Carrot yang tertangkap anak buah Big Mom.
Ada satu panel kecil yang menarik, yaitu panel Pudding, memang sangat kecil, tapi memiliki arti yang luas, dan membuat saya bertanya, apakah Pudding cemburu melihat Sanji yang notabene calon suaminya menggendong Nami? Memang tidak secara sengaja Sanji menggendong Nami, pada saat itu Nami terlempar dan Sanji menangkapnya, tapi ekspresi Nami dan Sanji terlihat sangat bahagia, mungkin dari sinilah kecemburuan Pudding berasal.
Melihat ekspresi Pudding yang seperti ini, saya jadi terpikir kalau Pudding nanti akan berpihak pada Sanji, yang saya tahu Pudding sedikit demi sedikit mulai menaruh hati pada Sanji setelah kejadian di altar, Pudding bisa menjadi kunci keberhasilan aliansi Bege-Luffy dalam melarikan diri, mudah saja, dengan memanfaatkan kekuatan memo memo miliknya, Pudding "membuang" ingatan Big Mom dan anak buahnya tentang kelakuan aliansi Bege-Luffy, lalu Big Mom tidak sadar dan melupakan semua yang terjadi, bahkan mungkin Pudding bisa menambahkan ingatan palsu pada Big Mom, sehingga Big Mom dan Luffy bisa berteman.
Dalam situasi yang kacau ini ternyata ada orang yang memanfaatkan keadaan, yaitu Du Feld, dalam keadaan seperti ini dia malah mencoba mencuri isi dari tematebako, dan belum sempat terbuka, kotak itu malah terlempar dan jatuh, sayang sekali, kotak yang berisi bom itu mungkin bisa menjadi senjata tambahan bagi aliansi Bege-Luffy.
Brulee sudah direbut kembali oleh pihak Big Mom, itu berarti tidak ada jalan keluar singkat, pertahanan satu-satunya yang aliansi ini miliki adalah Big Father, kastil besar yang sebenarnya adalah tubuh Bege, dengan gempuran yang hebat dari luar, mungkin tidak lama lagi kastil ini akan hancur bersamaan dengan tubuh Bege, aliansi harus memikirkan jalan keluar dengan cepat.
Aliansi terdesak, bahkan meriam yang ditembakan dari kastil tidak berarti apa-apa di tangan Perospero, tidak cukup sampai di situ, seluruh tubuh hingga meriam Big Father diselimuti oleh mochi milik Katakuri, sehingga tidak bisa bergerak dan tidak bisa menembak, aliansi Bege-Luffy plus Vinsmoke malah terperangkap di dalam perlindungannya sendiri, mereka harus segera memikirkan strategi untuk melarikan diri.
Bicara tentang strategi, sepertinya saya tidak perlu terlalu khawatir, ada Sanji.
Kanpai!
Jumat, 09 Juni 2017
Review Manga : One Piece Ch. 868
Misi gagal, yap, aliansi Bege-Luffy gagal membunuh Big Mom, di luar perkiraan Bege, Big Mom sadar lebih cepat, hingga pertahanan alami dalam tubuhnya sudah aktif kembali, peluru KX Launcher hancur sebelum menyentuh kulit Big Mom, sebenarnya saya juga berharap kalau misi pembunuhan ini gagal, mengapa? Karena sayang sekali karakter sekuat Big Mom mati begitu saja, apalagi mati dengan cara "begitu".
Selain sayang dengan karakter Big Mom yang sangat kuat, saya juga sepertinya jadi merasa simpati melihat masa lalu Big Mom yang begitu suram, dia hanya anak polos yang tak sadar kalau dirinya membahayakan orang lain, memang Big Mom sudah memakan banyak korban sejak kecil, tapi sebenarnya dia tidak jahat, hingga akhirnya Big Mom bertemu Streusen, orang dibalik berdirinya bajak laut Big Mom.
Streusen adalah salah satu dari dua orang yang melihat peristiwa croquembouche, di mana Big Mom secara tidak sengaja memakan Mother Caramel dan teman-temannya, dan satu orang lagi adalah ksatria Elbaf yang datang berkunjung untuk menemui Mother Caramel, ksatria raksasa itu lari melihat kejadian itu, hingga berita ini tersebar ke seluruh Elbaf, dan peristiwa ini yang membuat para raksasa semakin membenci Big Mom.
Tidak seperti raksasa Elbaf tersebut, justru Streusen malah mendekati Big Mom kecil, rupanya dia ingin memanfaatkan kekuatan Big Mom, Streusen sendiri memiliki kekuatan buah iblis, yaitu buah kuku kuku, kekuatan yang bisa mengubah apapun menjadi bahan makanan, selain itu dia juga seorang mantan koki bajak laut, sangat klop sekali dengan Big Mom yang sepertinya sangat mudah lapar.
Sejak saat itu Big Mom menjadi penghancur, dan harga buruannya melambung tinggi, entah dia mengerti atau tidak tentang konsep kedamaian, impian Big Mom sebenarnya sangat mulia, dia ingin menciptakan negara atau pulau yang damai, di mana tidak ada diskriminasi antar ras, tapi cara yang dia lakukan untuk mencapai kedamaian tidaklah benar, Streusen lah yang ada di balik ini semua.
Kembali pada kegaduhan pesta teh Big Mom, setelah misi gagal, kabur adalah satu-satunya opsi yang dimiliki aliansi Bege-Luffy, maka datanglah Caesar dengan membawa cermin "bertenaga" Brulee, diharapkan bisa menjadi pintu keluar, tapi ternyata cermin pun hancur akibat teriakan Big Mom, mereka tidak menduga kalau cermin rentan pada getaran sehingga mudah pecah, habislah sudah.
Belum, masih ada cara lagi, ternyata Bege memiliki kekuatan mengubah tubuhnya menjadi kastil yang besar, Big Father, mungkin ini adalah pertahanan terakhir dan satu-satunya yang dimiliki aliansi saat ini, kastil Bege terlihat kuat dan kokoh, entah ini akan digunakan untuk melarikan diri, untuk menyerang balik, atau malah hanya untuk bertahan.
Kalau digunakan untuk melarikan diri, sepertinya lebih mudah kalau Bege tidak dalam wujud yang mencolok dan terlihat berat seperti ini, cukup masukan para anggota aliansi ke dalam tubuhnya, lalu Bege kabur dengan back up anggota aliansi yang berada dalam tubuhnya, jika digunakan untuk menyerang balik, saya rasa kekuatan Bege belum bisa menandingi Big Mom, meskipun sudah dalam bentuk seperti sekarang, yang paling memungkinkan adalah untuk bertahan, dengan bertahan mereka bisa berpikir sejenak, langkah apa yang harus diambil atau cara apa yang bisa digunakan untuk melarikan diri.
Yah, memang tidak mudah membunuh Yonkou, apalagi Yonkou yang sedang berada di markasnya, Kaido saja yang datang sendirian dan masuk markas aliansi bajak laut Kidd-Appo-Hawkins, tidak tergores sedikit pun saat membantai aliansi ini.
Kanpai!
Jumat, 02 Juni 2017
Review Manga : One Piece Ch. 867
Saya tarik kembali ucapan saya minggu lalu, tentang Mother Caramel yang berhati emas, ternyata hatinya sangat jauh dari kata emas, dia hanya menganggap anak-anak The Lamb's House sebagai aset dagangannya, pantas saja dia menjaga Linlin dengan nyawanya, sampai dia rela meninggalkan Elbaf, karena Linlin adalah aset paling berharganya, ya berharga dalam arti sebenarnya, mahal.
50 tahun Mother Caramel menjalani bisnis perdagangan ini, dan World Goverment adalah salah satu kliennya, 2 tahun sekali Mother Caramel menjual "anaknya" pada World Goverment, dan ternyata John Giant adalah salah satu dari barang dagangannya, inilah salah satu tujuan Mother Caramel menetap di Elbaf, selain untuk menjadi tempat perlindungan, Elbaf juga bisa menjadi supplier yang sangat bagus untuk bisnis jual-belinya.
Tak terduga, ternyata Mother Caramel (sepertinya) pemilik kekuatan buah iblis, terlihat saat dia sedang "menjinakkan" api besar menjadi bulatan api kecil yang lucu, sangat mirip dengan Prometheus The Sun milik Big Mom saat ini, ada kemungkinan kekuatan yang dimiliki Mother Caramel adalah buah soru soru, yap, buah ini sekarang menjadi milik Big Mom.
Bagaimana cara Big Mom atau Linlin bisa mendapatkan kekuatan itu? Kemungkinan besar saat Mother Caramel termakan oleh Linlin kecil, saat itu juga kekuatan soru soru milik Mother Caramel berpindah ke tubuh Linlin, memang belum ada penjelasan dari Oda kalau kekuatan buah iblis bisa berpindah jika sang pemilik kekuatan dimakan oleh orang lain, tapi saya cukup yakin kalau cara ini bisa berhasil.
Ya, Mother Caramel termakan, berarti Linlin secara tidak sengaja memakan Mother Caramel dan teman-temannya, gila memang, hanya karena croquembouche Linlin lupa segalanya, selain itu air mata kebahagiaan menutupi matanya sehingga dia tidak menyadari apa yang dimakannya, akhirnya dia baru menyadari bahwa teman-temannya lenyap, setelah croquembouche habis.
Kalau memang benar Mother Caramel mati begitu saja karena termakan Linlin, bagus menurut saya, jadi Linlin tidak perlu melihat sifat busuk Mother Caramel, dan ini ganjaran yang sesuai untuknya karena berniat menjual Linlin, instant karma.
Separuh desa Elbaf hancur, beberapa raksasa mati, termasuk salah satu mantan kapten bajak laut raksasa Yorle Fallbeard, hanya karena ulah seorang bocah berumur 5 tahun, benar-benar kekuatan yang pantas dimiliki oleh seorang Yonkou. dan ingat, semua kekuatan itu adalah kekuatan alami yang dimiliki seorang Charlotte Linlin, kekuatan yang belum ada "campur tangan" buah iblis.
Apakah chapter selanjutnya adalah chapter kematian Big Mom? Kita tunggu saja.
Kanpai!
Jumat, 26 Mei 2017
Review Manga : One Piece Ch. 866
Di Elbaf, 63 tahun yang lalu, Charlotte Linlin atau yang kita kenal sekarang dengan sebutan Big Mom masih berusia 5 tahun, Linlin sebenarnya hanya anak manusia, dari keluarga manusia biasa, tetapi dia memiliki tubuh yang sangat besar untuk anak seusianya, bukan hanya tubuh, nafsu makannya pun sangat besar, karena inilah Linlin disebut bencana dan akhirnya dia diasingkan oleh orang tuanya sendiri ke Elbaf.
Orang tua Linlin sengaja menitipkan Linlin pada Mother Caramel yang memiliki sebuah panti bernama The Lamb's House, Mother Caramel sendiri ternyata hanya seorang manusia biasa yang memiliki hati emas, dia memiliki impian suatu saat nanti semua ras bisa hidup berdampingan, impian inilah yang diteruskan oleh Linlin hingga sekarang.
Linlin kecil sangatlah polos, yah, tidak jauh berbeda dengan Linlin sekarang yang sangat naif, setiap bencana tercipta dari kepolosannya, namun walau begitu, Mother Caramel selalu memaafkannya dan menoleransi kelakuannya.
Hingga di suatu saat, ada sebuah perayaan yang mengharuskan semua orang di Elbaf untuk berpuasa selama 12 hari, ditujukan untuk menghormati matahari, sebelum puasa dimulai digelar acara makan besar, semla, makanan manis khas Elbaf yang menjadi menu utamanya.
Saat mencicipi pertama kali Linlin langsung "jatuh hati" pada semla, tak heran, saat mendengarnya saja, air liur Linlin sudah banyak menetes, Linlin seperti kesetanan saat memakan semla saat itu, dan ini adalah awal dari bencana besar di Elbaf.
Puasa orang Elbaf sedikit berbeda dengan puasa umat muslim, tidak ada kata "buka puasa", tetapi mereka diizinkan meminum air putih kapan saja, hal inilah yang membuat Linlin semakin tak tahan, nafsu makan yang sangat besar membuat dia mengamuk pada hari ke-7, seluruh penduduk desa dibantai oleh Linlin, hanya demi semla, bukan penduduk desa biasa, tapi penduduk desa raksasa, dihancurkan oleh Linlin yang baru berumur 5 tahun, gila memang.
Yorle Fallbeard, mantan kapten bajak laut raksasa pun geram, ini sudah tidak bisa dibiarkan, walaupun Linlin masih kecil, tapi tingkahnya sudah tidak bisa dimaafkan lagi, mungkin ini yang membuat para raksasa Elbaf membenci Linlin sampai sekarang, prediksi saya pada chapter berikutnya Mother Caramel mati ditangan Yorle karena dia berusaha melindungi Linlin.
Saya senang dengan setiap flashback pada cerita apapun, terutama One Piece, karena dalam flashback akan ada banyak informasi tentang apa yang terjadi saat itu, mengapa bisa seperti itu, dan bagaimana bisa sampai seperti ini, semua terungkap dengan jelas pada flashback.
Selain itu, ada karakter lama bermunculan pada flashback, yang membuat saya sedikit bernostalgia, seperti munculnya Dorry dan Burogy, lalu ada Oimo dan Kashi yang 10 tahun dari flashback ini akan pergi berkelana mencari Dorry dan Burogy, dan berakhir di Enies Lobby, lalu terakhir ada Hajrudin muda, yang nantinya akan menjadi bajak laut dan beraliansi dengan Bajak Laut Topi Jerami, yah, walaupun ceritanya sedikit kelam, tapi cukup menyenangkan untuk dinikmati.
Kanpai!
Langganan:
Postingan (Atom)







