Kamis, 13 Juli 2017

Review Manga : One Piece Ch. 872


Tak terduga efek ledakan dari tematebako akan sebesar itu, atau memang karena posisi ledakan tematebako tepat di pusat fondasi istana, bukan hanya di pelataran pesta teh berlangsung, tapi seluruh istanapun ikut runtuh, sepertinya aliansi harus berterima kasih pada Du Feld dan Stussy.

Sungguh disayangkan masih ada Streusen di pihak Big Mom, Streusen yang bisa mengubah benda apapun menjadi makanan, itu sangat mengurangi efek benturan dari runtuhnya Istana Whole Cake, semisal Streusen tidak ada, walaupun Big Mom tidak mungkin mati hanya karena hal ini, tapi kemungkinan kekuatan Bajak Laut Big Mom akan berkurang setidaknya 50%, sebab para petinggi Big Mom hampir semua hadir di pesta ini, dan pasti akan banyak korban di pihak Big Mom.

Ini akan menjadi berita yang sangat besar, mengingat ada Morgans di situ, sang jurnalis underworld, dan ini pasti akan melambungkan nama Luffy dan Bege sebagai aktor utama penghancuran Bajak Laut Big Mom, ini akan berjalan seperti apa yang Bege inginkan, semua musuh akan berpikir dua kali untuk mengganggunya.

Misi berakhir, aliansipun berakhir, mereka akan berjalan masing-masing mulai dari sini, Caesar pun sudah dibebaskan, saya sedikit terharu atas perpisahan ini, Bege yang awalnya saya pikir memiliki niat busuk pada Luffy, ternyata tidak seburuk itu, dia benar-benar memegang janjinya sebagai sesama bajak laut, sesama Supernova, walaupun di akhir pertemuan Bege masih menunjukan sifat liciknya, haha.

Kelompok Topi Jerami membuat 2 grup, Brook dan Chopper menuju Shark Submerge, dan sisanya menuju Thousand Sunny, saya khawatir akan terjadi sesuatu lagi, entah pada grup Brook dan Chopper, atau pada grup yang satunya, mengingat para petinggi Big Mom tidak mendapatkan luka yang serius dari insiden ini, dan saat ini mereka masih berada di wilayah Big Mom, belum lagi Big Mom yang terlihat seperti akan mengamuk, mungkin amukan kali ini akan melebihi amukannya saat di pesta teh.

Germa 66, saya sedikit khawatir juga tentang mereka, aneh, padahal saya sangat membenci mereka sejak flashback tentang Sanji dan Vinsmoke muncul, mungkin karena Judge di akhir pertemuan melakukan hal yang gentle, jadi saya menaruh sedikit rasa hormat pada mereka, tapi dilihat dari keadaan sekarang, sepertinya mereka berhasil kabur, karena anak buah Big Mom saat ini hanya terfokus pada Bajak Laut Topi Jerami dan Bajak Laut Firetank.

Kejeniusan Oda-sensei dalam meracik cerita lagi-lagi terlihat, sangat pintar membuat emosi pembaca naik-turun, seperti, kita sempat dibuat senang karena misi pembunuhan yang dibuat Bege sangatlah rapi, namun kita sedikit kecewa ketika misi itu gagal, lalu misi diubah menjadi misi melarikan diri yang membuat kita kembali tersenyum, dan digagalkan lagi, atau terlihat seperti gagal, lalu akhirnya klimaks tercipta di chapter ini, hanya karena sebuah ledakan, misi berhasil, bukan hanya misi melarikan diri, tetapi juga misi penghancuran Bajak Laut Big Mom sukses, ini yang membuat saya sebagai pembaca puas dan tidak pernah bosan dengan One Piece.

Kemenangan tidak melulu tentang mengalahkan bos musuh, toh, Luffy sudah berhasil merebut Sanji dan mencuri Road Poneglyph, yang memang menjadi misi utama mereka sejak awal.


Kanpai!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar