Jumat, 25 Agustus 2017

Review Manga : One Piece Ch. 876


Yap, seperti dugaan saya di tulisan sebelumnya, Sanji akan ikut membantu Pudding dan Chiffon untuk membuat kue pernikahan, Sanji masih menjadi pemeran utama di saga ini, kue buatannya yang akan menentukan nasib Topi Jerami, mungkin saja dengan kue buatan Sanji ini, Big Mom malah akan memaafkan kelakuan Topi Jerami dan ingin beraliansi.

Seperti halnya Nami yang bisa "berteman" dengan Zeus hanya karena makanan, mungkin Topi Jerami akhirnya akan berteman juga dengan Big Mom, ini solusi terbaik, karena seperti kata Chiffon, sampai ke manapun Topi Jerami lari, Big Mom akan terus mengejar.

Lucu saat melihat perubahan emosi Pudding yang selalu berubah-ubah dengan cepat, sepertinya ini bukan kepribadian ganda, hanya Pudding yang biasanya berakting baik padahal sebenarnya dia jahat tiba-tiba memiliki hati yang benar-benar baik, jadi sebenarnya dia belum terbiasa dengan hati yang baik.

Pudding membantu Topi Jerami untuk keluar dari seducing woods, dengan kekuatan memo memo miliknya, para homies menjadi bingung untuk sementara waktu, karena memori masa lalu jiwa dari setiap homies kembali.

Sunny sudah dirusak, tidak terlihat dari luar, mungkin hanya kerusakan kecil pada kemudi, kalau begini memang tidak ada jalan untuk kabur, sayang sekali tidak ada Franky dalam misi ini, atau setidaknya Usopp.

Duo underrated, Chopper dan Brook bertarung dengan hebat sepertinya, mengalahkan prajurit Big Mom yang tidak ada habisnya, saat ini Perospero dan Katakuri masih menonton mereka bertarung, yang lucu, Chopper dan Brook bingung apakah mereka harus merusak cermin milik Nami atau tidak, antara bertarung terus menerus seperti ini atau dihajar Nami, hahaha.

Big Mom memang sangat gila kekuatannya, baik dalam menyerang ataupun bertahan, setelah disambar petir milik Zeus, jangankan pingsan, tergorespun tidak, Big Mom malah seperti makin kuat setelah menerima "serangan" Zeus, apalagi setelah itu dia melancarkan Mighty Nation yang sepertinya memiliki efek penghancur lebih besar dari sebelumnya.

Sangat merepotkan jika Big Mom menjadi musuh, lebih baik memang dijadikan teman, akan sangat sulit menjadikan 3 dari 4 Yonkou sebagai musuh, tidak harus beraliansi, hanya berteman saja seperti halnya Luffy dan Shanks, toh, sepertinya ada sedikit kemiripan antara Big Mom dan Luffy, suka makan dan naif.



Kanpai!



Jumat, 18 Agustus 2017

Review Manga : One Piece Ch. 875


Bartolomeo gila! Haha, mungkin Shanks hanya bisa tersenyum melihat jolly roger-nya diganti oleh jolly roger Topi Jerami.

Pengejaran masih berlanjut, Big Mom tanpa Zeus memang sangat menguntungkan Topi Jerami, entah apa yang terjadi kalau Big Mom berhasil menaiki Zeus kembali, untuk itu, Nami harus terus "memberi makan" Zeus, agar dia tidak kembali pada Big Mom.

Zeus akhirnya memakan weather egg milik Nami, weather egg berisi awan hitam dan petir yang dihimpun dalam satu bulatan kecil seperti telur, pastinya ini adalah makanan yang lezat bagi Zeus, tapi Zeus mungkin tidak tahu efek setelah dia memakannya, bahkan Nami pun sepertinya tidak tahu, karena setelah itu Zeus langsung berubah seketika menjadi awan hitam yang besar.

Untungnya kendali masih berada di tangan Nami, jadi Topi Jerami bisa sempat menjauh dari Zeus dan JEGGGEER, Zeus mengeluarkan serangan terbesarnya, mungkin kekuatannya sebesar el thor milik Enel, jika Big Mom pingsan karena serangan ini, Nami akan saya nobatkan sebagai (wo)man of the match di saga ini, jadi ingat pertarungannya dulu melawan Miss Doublefinger di Arabasta, saat itu Nami juga "memberi makan" awan biasa, dan melepaskan petirnya pada Miss Doublefinger, dan ini terulang kembali dengan menggunakan senjata yang lebih kuat dan Zeus sebagai "bom"-nya.

Semua anak Big Mom menganggap serangan itu adalah serangan Big Mom yang tertuju pada Topi Jerami, dan ternyata adalah sebaliknya, semoga dengan ini para anak Big Mom menjadi lengah.

Sebenarnya Big Mom masih memiliki Prometheus yang cukup efektif untuk serangan jarak jauh, karena dia benar-benar api, dia tidak akan mempan dipukul biarpun sudah menggunakan haki, akan lebih merepotkan daripada pengguna kekuatan logia, untungnya ada Jinbe yang sangat menguasai elemen air, yang notebene kelemahan dari api.

Dengan Shark Submerge 3, Chopper dan Brook berhasil sampai duluan di Sunny, tapi seperti yang kita tahu, di sana sudah ada banyak anak buah Big Mom menunggu, Chopper dan Brook memilih bertarung, karena mereka percaya Luffy dkk tidak akan mati semudah itu, apalagi itu "hanya" petir, tidak akan berpengaruh pada kapten kita.

Di chapter berikutnya mungkin kita akan melihat aksi duo underrated, Chopper dan Brook, sangat seru sepertinya, mungkin kalau hanya Perospero, mereka berdua akan lebih mudah untuk menang, tapi di sana juga ada Katakuri, orang terkuat kedua (mungkin) setelah Big Mom di kelompok bajak laut Big Mom, entah akan seperti apa jadinya nanti.

Bege ternyata tidak ikut dalam misi Pudding ini, hanya Chiffon yang akan membantu Pudding untuk membuat kue pernikahan, Chiffon merasa berutang pada Topi Jerami yang telah menolong saudari kembarnya, Lola.

Pudding akhirnya menemukan Topi Jerami... ah tidak, akhirnya dia menemukan Sanji, karena fokus dia hanya pada Sanji, Pudding akan membantu Topi Jerami keluar dari Seducing Woods, karena setelah lepas dari Big Mom, tempat inilah yang sekarang menjadi musuh mereka.

Ada kemungkinan setelah ini Sanji malah akan ikut membantu Pudding dan Chiffon membuat kue pernikahan, kalau benar, kue ini pasti akan lebih lezat dari kue yang sebelumnya, yah, hitung-hitung mengganti kue yang sudah dihancurkan oleh kaptennya.


Kanpai!



Sabtu, 05 Agustus 2017

Review Manga : One Piece Ch. 874


King Baum, siapa sangka dia menjelma sebagai pahlawan, kematiannya (mungkin) pun sangat heroik, awalnya agak aneh sih jika King Baum lebih takut pada vivre card Big Mom ketimbang pada Big Mom itu sendiri, tapi ternyata motivasi King Baum sudah berubah, yaitu hidup bersama Lady Tree, ini yang menjadi semangatnya meledak, tentu saja karena provokasi Nami.

Agak kasihan sebenarnya, saat King Baum mati dan berkorban demi pelarian Topi Jerami, saya tidak menyangka, karakter yang awalnya saya pikir hanya untuk joke semata, ternyata memiliki arti yang cukup dalam, walaupun King Baum hanya muncul beberapa chapter, One Piece banget sih.

Ternyata Big Mom tidak hanya "kuat", dia juga memiliki teknik bertarung yang hebat, teknik bertarung yang dia pelajari selama tinggal di Elbaf, lengkap sudah kekuatan Big Mom, akan sangat susah untuk mengalahkannya, belum lagi dia ditopang oleh 3 jiwanya sendiri, yaitu Zeus, Prometheus, dan Napoleon.

Tapi saat satu jiwanya direbut, Big Mom sedikit goyah, seperti Zeus, yang tak terduga ternyata sangat mudah dikontrol dengan "makanan", mungkin karena dia adalah jiwa Big Mom, jadi kelemahannya adalah mudah tegoda makanan, Nami yang sangat cerdik, memancing Zeus dengan awan petir yang dibuatnya, Big Mom tanpa Zeus seperti lumpuh, tidak ada kecepatan untuk berlari, inilah salah satu kelemahan Big Mom yang ditopang oleh Zeus, untungnya masih ada Prometheus, yah tidak untung sih bagi Topi Jerami.

Sunny sudah dikuasai oleh Katakuri, yang sepertinya mulai panik karena dia terlihat tidak yakin kalau Big Mom bisa membunuh Topi Jerami semudah itu, lautan pun sudah dipenuhi pasukan Big Mom, yang tentu saja tidak akan membiarkan Topi Jerami berlayar, lalu bagaimana cara mereka kabur? Kemungkinan Topi Jerami akan menggunakan Zeus yang sudah menjadi sekutu karena iming-iming makanan.

Kalau memang tidak mau membiarkan Topi Jerami ke mana- mana, kenapa Katakuri tidak hancurkan kapalnya sekalian ya?

Kecurigaan saya di chapter sebelumnya terbukti, Pudding memiliki motivasi lain dibalik rencananya, ternyata Pudding memang benar terpesona pada Sanji, orang yang pertama kali memuji mata ketiganya, dia mengajak Chiffon untuk bekerja sama membuat kue, mungkin dengan begini, Bege akan aman untuk sementara.

Saya cukup yakin kalau ini bukan akting Pudding untuk mengelabuhi Chiffon, karena Pudding meneteskan air mata dari mata ketiganya.


Kanpai!



Jumat, 21 Juli 2017

Review Manga : One Piece Ch. 873

Dari semua kejadian yang sudah terjadi, hanya satu yang benar-benar membuat Big Mom tantrum, bukan gagalnya rencana pembunuhan Vinsmoke, bukan pula karena berantakannya pesta teh, tapi karena Big Mom sangat ingin memakan kue pernikahan, kue pernikahan yang tidak biasa, tidak hanya karena bentuknya yang super besar dan megah, tapi kue ini juga terbuat dari bahan-bahan mitos yang mungkin hanya Streusen yang bisa mendapatkannya, mengingat kekuatan Streusen bisa mengubah benda biasa menjadi bahan makanan, dengan itu Streusen dapat memiliki bahan makanan tanpa batas.

Selain itu, kue pernikahan ini menghabiskan waktu berhari-hari untuk pembuatannya, sepertinya Big Mom sudah cukup lama bersabar hanya untuk bisa memakan kue ini, pantas saja jika kemarahan Big Mom jadi berkali-kali lipat, jika melihat kue yang diimpikannya hancur, Big Mom mengamuk sejadi-jadinya, seluruh kota...tidak, bahkan seluruh pulau bisa saja dihancurkannya.

Kemarahan Big Mom berhasil dialihkan, berkat Perospero yang mengatakan kalau sebenarnya ada kue cadangan tapi dicuri oleh Topi Jerami, cukup cerdas menurut saya, berkat itu Big Mom mengalihkan kemarahannya pada Topi Jerami, selain bisa menjauhkan Big Mom, ini bisa juga untuk menghancurkan Topi Jerami, tapi tentu Perospero tidak bisa tenang begitu saja setelah Big Mom pergi, karena jika dia ketahuan bohong maka habislah dia.

Yang membuat seluruh anak Big Mom merinding adalah karena yang diucapkan Perospero adalah kebohongan, yang dilakukannya saat ini hanya mengulur waktu pembantaian, solusi terbaik akhirnya membuat kue yang baru, semua bahan untuk pembuatan kue ternyata disimpan di Pulau Cacao (atau Cocoa?), rencananya adalah menggiring Big Mom menuju pulau itu, setelah Big Mom berhasil menghabisi Topi Jerami.

Pudding, yang merencanakan ide ini, saya pikir dia akan berbalik memihak Topi Jerami karena Sanji, tapi dia malah menginginkan Topi Jerami hancur, tapi saya mencium keanehan pada rencana Pudding, mengapa dia harus mengikutsertakan Chiffon? Pudding tahu kalau Chiffon saat ini sudah menjadi musuh dan sudah pergi entah ke mana, pasukan yang mengejar Bege juga belum melaporkan bahwa Bege tertangkap, jadi apa yang membuat Pudding yakin kalau dia bisa mengajak Chiffon untuk membuat kue chiffon ini? Mungkin Pudding dan Chiffon (dan Bege) sudah membuat kesepakatan.

Kengerian sekarang beralih pada Topi Jerami, tapi mereka tidak terlihat ketakutan, karena mereka...lebih tepatnya Luffy dan Sanji masih saja bercanda dalam situasi seperti ini, ah...senangnya melihat Luffy dan Sanji kembali "akrab" setelah melewati hal yang sangat buruk kemarin.

Keberuntungan Luffy belum habis rupanya, ada King Baum yang rela (dibaca : dipaksa Nami, orang yang masih memegang vivre card Big Mom) membantu Topi Jerami melarikan diri, walaupun sedang memadu kasih dengan Lady Tree, hehe, King Baum berlari tanpa memedulikan kekasihnya, demi membawa Topi Jerami, akhirnya drama antar pohon ini pun terjadi, hahaha.

Ketenangan Topi Jerami akhirnya hilang ketika mereka mengetahui bahwa Big Mom sudah mengejar dengan sangat cepat, wajar saja Big Mom menggunakan "awan kinton" untuk mengejar, awan kinton itu tidak lain adalah Zeus, awan yang "dihidupkan" oleh Big Mom, apakah keberuntungan Luffy hanya sampai di sini saja? Saya tidak tahu, tapi sepertinya ini tidak baik.

Hal baik yang kita ketahui dari insiden ini adalah Big Mom dan anak buahnya tidak mengetahui kalau ledakan berasal dari tematebako, dan mereka melimpahkan semua kekacauan pada Topi Jerami dan Bege, itu artinya Fishman Island aman dari Big Mom, karena tematebako berasal dari sana.


Kanpai!



Kamis, 13 Juli 2017

Review Manga : One Piece Ch. 872


Tak terduga efek ledakan dari tematebako akan sebesar itu, atau memang karena posisi ledakan tematebako tepat di pusat fondasi istana, bukan hanya di pelataran pesta teh berlangsung, tapi seluruh istanapun ikut runtuh, sepertinya aliansi harus berterima kasih pada Du Feld dan Stussy.

Sungguh disayangkan masih ada Streusen di pihak Big Mom, Streusen yang bisa mengubah benda apapun menjadi makanan, itu sangat mengurangi efek benturan dari runtuhnya Istana Whole Cake, semisal Streusen tidak ada, walaupun Big Mom tidak mungkin mati hanya karena hal ini, tapi kemungkinan kekuatan Bajak Laut Big Mom akan berkurang setidaknya 50%, sebab para petinggi Big Mom hampir semua hadir di pesta ini, dan pasti akan banyak korban di pihak Big Mom.

Ini akan menjadi berita yang sangat besar, mengingat ada Morgans di situ, sang jurnalis underworld, dan ini pasti akan melambungkan nama Luffy dan Bege sebagai aktor utama penghancuran Bajak Laut Big Mom, ini akan berjalan seperti apa yang Bege inginkan, semua musuh akan berpikir dua kali untuk mengganggunya.

Misi berakhir, aliansipun berakhir, mereka akan berjalan masing-masing mulai dari sini, Caesar pun sudah dibebaskan, saya sedikit terharu atas perpisahan ini, Bege yang awalnya saya pikir memiliki niat busuk pada Luffy, ternyata tidak seburuk itu, dia benar-benar memegang janjinya sebagai sesama bajak laut, sesama Supernova, walaupun di akhir pertemuan Bege masih menunjukan sifat liciknya, haha.

Kelompok Topi Jerami membuat 2 grup, Brook dan Chopper menuju Shark Submerge, dan sisanya menuju Thousand Sunny, saya khawatir akan terjadi sesuatu lagi, entah pada grup Brook dan Chopper, atau pada grup yang satunya, mengingat para petinggi Big Mom tidak mendapatkan luka yang serius dari insiden ini, dan saat ini mereka masih berada di wilayah Big Mom, belum lagi Big Mom yang terlihat seperti akan mengamuk, mungkin amukan kali ini akan melebihi amukannya saat di pesta teh.

Germa 66, saya sedikit khawatir juga tentang mereka, aneh, padahal saya sangat membenci mereka sejak flashback tentang Sanji dan Vinsmoke muncul, mungkin karena Judge di akhir pertemuan melakukan hal yang gentle, jadi saya menaruh sedikit rasa hormat pada mereka, tapi dilihat dari keadaan sekarang, sepertinya mereka berhasil kabur, karena anak buah Big Mom saat ini hanya terfokus pada Bajak Laut Topi Jerami dan Bajak Laut Firetank.

Kejeniusan Oda-sensei dalam meracik cerita lagi-lagi terlihat, sangat pintar membuat emosi pembaca naik-turun, seperti, kita sempat dibuat senang karena misi pembunuhan yang dibuat Bege sangatlah rapi, namun kita sedikit kecewa ketika misi itu gagal, lalu misi diubah menjadi misi melarikan diri yang membuat kita kembali tersenyum, dan digagalkan lagi, atau terlihat seperti gagal, lalu akhirnya klimaks tercipta di chapter ini, hanya karena sebuah ledakan, misi berhasil, bukan hanya misi melarikan diri, tetapi juga misi penghancuran Bajak Laut Big Mom sukses, ini yang membuat saya sebagai pembaca puas dan tidak pernah bosan dengan One Piece.

Kemenangan tidak melulu tentang mengalahkan bos musuh, toh, Luffy sudah berhasil merebut Sanji dan mencuri Road Poneglyph, yang memang menjadi misi utama mereka sejak awal.


Kanpai!



Sabtu, 08 Juli 2017

Review Manga : One Piece Ch. 871


Setelah kejadian ini, tak ada lagi yang bisa menyangkal kalau Luffy memang penuh dengan keberuntungan, kalau bicara soal kekuatan, Luffy memang masih ada di bawah Big Mom, tapi soal keberuntungan, sepertinya Luffy berada jauh di atas Big Mom.

Tematebako terbuka dan meledak tepat setelah para anggota aliansi terpojok, tematebako tidak sengaja jatuh setelah tersenggol Du Feld yang mati, kastil yang sekarang menjadi tempat pesta akan runtuh karena ledakan, kemungkinan besar ini adalah kunci pelarian aliansi, siapa sangka tematebako yang secara tidak sengaja dikirim ke Big Mom dari Fishman Island akan menjadi penyelamat aliansi Luffy-Bege saat ini, ya semua serba tidak sengaja.

Saat ini Luffy sedang kehabisan tenaga, karena dengan gegabah dia langsung menggunakan gear 4th, Luffy terprovokasi oleh Big Mom, mungkin Luffy sadar kalau kekuatannya masih di bawah Big Mom, tapi karena kesal, Luffy meladeni hinaan Big Mom, tidak masalah biarpun hanya mendaratkan satu pukulan, inilah kelemahan untuk bajak laut muda seperti Luffy, mudah terpancing emosi, dan kelemahan ini yang bisa dimanfaatkan oleh para orang tua yang sudah sangat berpengalaman, seperti Ace yang akhirnya mati di tangan Sakazuki, akibat provokasi Sakazuki.

Di sisi lain, Caesar dan Bege, seperti dugaan, mereka akan tetap pergi meskipun ada anggota aliansi yang tiba-tiba keluar, yah Luffy dan Sanji pun tidak berharap mereka kembali sih, dengan back up dari Germa, Caesar terbang menuju "pintu keluar", Caesar menjadi harapan bagi aliansi ini, dari dalam tubuh Bege terdengar teriakan penyemangat walaupun diiringi juga dengan umpatan, haha.

Misi Germa dalam melindungi Caesar dan Bege sebenarnya cukup lancar, sampai akhirnya sang ayah, Judge, dihajar oleh Big Mom, konsentrasi Germa terpecah, hingga akhirnya berdampak pada kekalahan semua anggota aliansi, agak aneh melihat Ichiji, Niji, dan Yonji khawatir pada ayahnya, sedangkan pada Reiju biasa saja, apa mungkin ini hanya rasa patuh pada orang yang membesarkannya?

Stussy, ternyata adalah anggota Chiper Pol Aigis Zero atau yang biasa kita kenal CP-0, tak terduga, dia memergoki Du Feld yang sedang melihat tematebako yang terjatuh, dan membunuhnya dengan flying shigan, shigan yang biasa digunakan hanya dalam jarak yang dekat kini bisa digunakan dengan jarak yang jauh, sangat keren dan efektif, tak perlu membawa pistol ke mana-mana, saya membayangkan kalau jurus ini dipakai oleh Rob Lucci, pasti mengerikan.

Seperti yang saya bilang diatas, situasi saat ini aliansi sedang terpojok, Judge habis ditangan Big Mom, entah sudah mati atau hanya pingsan. Niji dan Yonji yang berusaha menolong Judge pun tertangkap oleh Big Mom. Luffy, Sanji, dan Reiju yang sempat diselamatkan Judge terkepung oleh Smoothie, Daifuku, dan Galette. Ichiji habis ditangan Katakuri. Dan sang ujung tombak Caesar berhadapan dengan Brulee.

Kalau melihat situasi seperti ini saya malah optimis kalau aliansi berhasil kabur dari Big Mom, biasanya keberhasilan pada sebuah cerita, diawali dari kegagalan, begitu juga sebaliknya, di chapter yang lalu saya kurang yakin dengan berhasilnya misi pembunuhan Big Mom, karena semua terlihat mulus di awal. Selain tematebako, kunci keberhasilan aliansi kemungkinan adalah Pudding yang belum terlihat di chapter ini.


Kanpai!



Senin, 03 Juli 2017

Review Manga : One Piece Ch. 870


Rencana membunuh Big Mom memang gagal, tapi tidak berarti semua rencana gagal, benar yang dikatakan Nami, setelah dipikirkan dengan kepala dingin, yang gagal hanya rencana Bege, Luffy sukses menjalankan rencana, seperti merebut kembali Sanji, mencuri road poneglyph, menyelamatkan keluarga Vinsmoke, bahkan Luffy berhasil menyelesaikan misi yang diberikan Bege, yaitu merusak foto Mother Caramel.

Misi mereka sekarang adalah kabur, Bege mempunyai ide yang cukup bagus, Bege berubah menjadi wujud manusianya, lalu Caesar yang bisa terbang akan membawa Bege plus para anggota aliansi ke luar pulau, tapi pastinya tidak berjalan dengan mudah, saat Bege kembali ke wujud manusia akan ada banyak senjata yang tertuju pada mereka, di sinilah terlihat peran Vinsmoke.

Vinsmoke yang rela menjadi "tameng" karena harga dirinya yang tinggi, mereka tidak mau berhutang budi, apalagi kepada Sanji, anak yang mereka buang, Sanji terlihat sangat dewasa menghadapi hal ini, menurut saya ini sangat keren, dia memilih untuk melupakan masa kecilnya yang sangat pahit, untungnya Sanji jatuh di tangan yang tepat, Zeff, ayah tanpa ikatan darah, yang bahkan memiliki ikatan lebih kuat dari ayah kandungnya sendiri.

Vinsmoke Sanji sudah lama mati, itu yang diinginkan Judge, dan Sanji pun sudah lama membuang nama Vinsmoke, sebenarnya ini adalah kesepakatan terbaik, tapi Judge merusak kesepakatan tak tertulis ini, dia membuka kembali masa lalu Sanji yang seharusnya sudah terhapus, bahkan Judge menyeret Sanji masuk ke dalam masalah Vinsmoke, seharusnya Judge malu, ya, mungkin memang saat ini dia sedang merasakannya, makanya dia rela menjadi "tameng" untuk misi melarikan diri ini.

Misi melarikan diri ini akan berhasil, Vinsmoke cukup kuat untuk menahan kekuatan Big Mom dan anak buahnya, biarpun hanya beberapa menit saya rasa, dan beberapa menit itu sangat cukup untuk Caesar melarikan diri, menurut saya tingkat keberhasilannya bisa sampai 99%, dan 1% kemungkinan gagal semisal ada seorang kapten bodoh dan koki bodoh tiba-tiba keluar, hahaha.

Ya memang bodoh, kita semua tahu itu, tapi inilah yang saya suka dari Bajak Laut Topi Jerami, mereka bertindak dulu baru berpikir, mereka keluar tanpa memedulikan rencana, hanya untuk menyelamatkan Reiju, setelah dipikir memang kedua orang yang tiba-tiba keluar ini mempunyai balas budi pada Reiju, Sanji yang semasa kecilnya sering diselamatkan oleh Reiju, dan Luffy yang pernah ditolong Reiju saat keracunan.

Tapi menurut saya, dengan keluarnya Luffy dan Sanji tidak membuat rencana melarikan diri gagal, melihat sifat Caesar dan Bege mereka akan terus menjalankan misinya, dengan atau tanpa Luffy, toh Luffy dan Sanji pasti bisa menjaga dirinya sendiri, terlebih lagi mereka juga bisa "terbang".


Kanpai!