Sabtu, 02 September 2017

Review Manga : One Piece Ch. 877


Ternyata tidak ada kejutan dari duo underrated kita, Chopper dan Brook, Perospero masih terlalu kuat, saya sudah meremehkan Perospero karena wajahnya, hehe, 700 juta berry harga untuk kepalanya, sangat fantastis, pantas saja Chopper dan Brook tidak berkutik sama sekali, tak disangka kekuatan permen bisa menjadi sangat mengerikan seperti ini, sangat ironis jika Chopper mati karena permen yang sangat disukainya.

Kekuatan permen Perospero mengingatkan saya pada Mr.3 yang memiliki kekuatan lilin, mereka bisa membentuk apa saja dengan kekuatan mereka, lalu adegan Chopper dan Brook yang terkurung dalam permen sama dengan adegan saat Zoro, Nami, dan Vivi terkurung dalam lilin, bahkan kelemahan kekuatan inipun sama, yaitu api, sekuat apapun permen dan lilin pasti akan meleleh karena api, Luffy sepertinya sudah mengetahui itu, dan menghancurkan Candy Maiden milik Perospero dengan Red Hawk.

Katakuri yang sedari tadi menonton, akhirnya beraksi mengahalau Luffy, Katakuri memerintahkan pasukannya untuk pergi, karena dia melihat Luffy berhasil menjatuhkan semua pasukan dalam hitungan detik di masa depan, pasti karena haoshoku haki milik Luffy, Luffy sepertinya memiliki rencana untuk menyingkirkan Katakuri.

Topi Jerami benar-benar terkepung saat ini, serangan dari darat ada Big Mom yang mengamuk dan dari laut ada banyak kapal perang Big Mom yang siap untuk menembak, bahkan di dalam Sunny pun ada Katakuri dan Perospero, hanya Coup de Burst yang sekarang sedang diusahkan Nami dan Jinbe yang menjadi satu-satunya cara untuk kabur dari kepungan, dengan Coup de Burst, Sunny bisa terbang bekilo-kilo meter.

Tapi tidak mudah juga menggunakan Coup de Burst dalam kepungan seperti ini, kekuatan merepotkan milik Perospero mengunci Sunny, sehingga permennya menyumbat lubang keluarnya Coup de Burst.

Di penghujung chapter, kita disuguhkan oleh sedikit adegan heroik, Pedro mengorbankan diri dengan bom yang ada ditubuhnya sejak awal, ya, dia memang berencana untuk kamikaze, aksi heroik ini sebenarnya sudah ingin dilakukan Pedro pada saat melawan Baron Tamago, tapi tidak terjadi, karena Chopper dan Carrot datang menolong.

Lalu, sekarang benar-benar terjadi, Pedro meledakkan diri di dekat Perospero dan Big Mom, karena saat Perospero mati atau setidaknya pingsan, kekuatan permen yang mengurung Sunny pun akan terlepas, misi Pedro adalah melepaskan Topi Jerami, orang atau kelompok yang akan memimpin era bajak laut di masa depan, mungkin tidak hanya Pedro, tapi seluruh suku Mink dan klan Kozuki berharap banyak pada Topi Jerami di masa depan.

Teringat pada tragedi Pell The Falcon, salah satu pemimpin pasukan di Kerajaan Arabasta, dia berhasil menyelamatkan kerajaan dengan membawa terbang bom besar milik Crocodile, Pell meledak di udara, semua orang menganggapnya mati, tapi ternyata dia masih hidup, entah bagaimana caranya, saya jadi punya keyakinan yang kuat tentang nasib Pedro akan sama dengan Pell.

Lupakan tentang keadaan Big Mom setelah ledakan, dia tidak akan mati hanya karena ledakan "kecil" seperti ini.



Kanpai!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar